• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Lampung

Lampung Butuh 29 Ribu CPNS

Senin, 20 Juni 2011 08:52 WIB
Lampung Butuh 29 Ribu CPNS
net
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG- Provinsi Lampung masih membutuhkan penambahan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 29.807 orang. Kebutuhan itu akan dipenuhi dalam proses penerimaan tahun 2011.

Kepala Dokumentasi dan Pengolahan Informasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Paryono mengatakan, mayoritas usulan CPNS Lampung yang dibutuhkan adalah guru dan tenaga kesehatan.

"Secara kalkulatif, Lampung mengusulkan penambahan CPNS 29.807 orang. Tapi untuk tahun ini, 14 kabupaten/kota lebih banyak mengusulkan CPNS tenaga teknis, bukan lagi tenaga administratif," kata Paryono kepada Tribun, Jumat (17/6).

Sekitar 60 persen atau 17.884 orang dari total yang diusulkan merupakan tenaga teknis seperti guru, penyuluh, dan dokter. Tapi ini tidak berlaku bagi tiga daerah otonomi baru  yakni Mesuji, Tulangbawang Barat, dan Pringsewu.

Ketiga daerah itu mengusulkan penambahan CPNS tenaga teknis maupun administratif secara berimbang. "Tapi, belum tentu seluruh jumlah itu akan disetujui oleh Kemen PAN- RB (Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Karena kami terlebih dulu akan melakukan verifikasi ke daerah," katanya.

BKN akan melakukan proses verifikasi paling lambat setelah seluruh daerah se-Indonesia mengajukan usulkan. Tim verifikasi akan melakukan pemeriksaan guna mendapatkan kebutuhan riil CPNS di setiap kabupaten/kota.

Hasil verifikasi akan dijadikan dasar BKN membuat nota pertimbangan yang ditujukan kepada Kemenpan-RB. Setelah itu, kementerian baru dapat menetapkan jumlah serta formasi CPNS yang disetujui.

"Ada banyak hal yang akan diverifikasi. Misalnya untuk formasi guru, kami akan memeriksa jumlah sekolah dan guru yang tersedia saat ini per kabupaten/kota. Begitu juga tenaga kesejahatan, jumlah rumah sakit, puskesmas, serta dokter yang tersedia akan dicek dulu," kata Paryono.

Tim verivikasi BKN akan menyesuaikan usulan CPNS dengan pendapatan daerah yang mengajukan. Alasannya, agar jumlah CPNS yang akan diterima tidak melebihi kemampuan keuangan daerah.

Lampung Selatan menjadi kabupaten yang mengajukan usulan CPNS terbanyak tahun ini dengan total jumlah 4.419 orang. Jumlah usulan paling sedikit berasal dari Metro, yakni 401 formasi.

Formasi yang paling banyak diusulkan masih dari tenaga pendidik atau guru, disusul tenaga kesehatan (bidan, dokter, psikolog), dan tenaga teknis (akuntan, analis, teknisi, dan lainnya).

Demikian diungkapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota di provinsi Lampung, secara terpisah beberapa waktu lalu.  Di Lampung Tengah, misalnya, dari total usulan 2.531, formasi guru yang diajukan mencapai 1.575.  Tenaga kesehatan hanya 495, dan tenaga teknis 461 formasi.

"Kita memang butuh banyak tenaga guru. Selain itu tenaga pengajar kita juga banyak yang masih berstatus honorer. Jadi kami memprioritaskan pengajuan tenaga guru dibanding yang lain," kata Kepala BKD Lampung Tengah Husein Brenhar.

Di Kota Metro, dari total 401 formasi yang diajukan, sebanyak 154 formasi diperuntukkan bagi guru. Sedangkan tenaga kesehatan dan teknisi masing-masing berjumlah 115 dan 132.  Khusus Lampung Selatan, dari total usulan 4.419, formasi guru yang diajukan mencapai 1.924 tenaga, 1.615 tenaga kesehatan, dan 880 tenaga teknis.

Kepala Bidang  Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Lamsel  Sefri Masdian mengatakan, pihaknya masih menunggu penetapan formasi dari Kemenpan RB. ''Lamsel masih membutuhkan guru untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil. Tapi baru usulan kami, keputusannya tergantung pusat," katanya.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga mengusulkan 2.809 formasi,dan sebagian besar  diperuntukkan bagi tenaga guru. "Sekitar 40 persen kita usulkan untuk guru. Yang terbanyak kedua tenaga kesehatan, kemudian tenaga teknis," kata Kepala BKD Tanggmus Barmawi Harun.

Meski tidak memberi data rinci, Kepala BKD Pringsewu Purwoto juga menyatakan usulan formasi CPNSD tahun ini lebih banyak untuk tenaga guru. "Total yang kita usulkan 1.089 formasi. Terbanyak memang tenaga guru, lalu kesehatan. Tujuh puluh persen lebih kita ajukan untuk formasi guru dan kesehatan," ujarnya. Jumlah tersebut tediri dari 404 untuk tenaga guru, 197 tenaga kesehatan, serta 987 untuk formasi dari tenaga teknis.

Sedangkan di Mesuji masih membutuhkan banyak pegawai baru. "Sebagai daerah otonomi baru, Mesuji masih sangat membutuhkan banyak pegawai. Jumlah pegawai yang ada saat ini masih minim," kata Kepala BKD Mesuji Beddi.

Menurut Beddi, pengajuan jumlah formasi itu sudah melalui berbagai pertimbangan. Hingga Maret 2011, total jumlah pegawai yang ada di Kabupaten Mesuji tercatat 2.143 orang. Sedangkan, pegawai yang akan pensiun pada 2011 tercatat sebanyak 12 orang.

Pemkab Tulangbawang, mengajukan 1.705 formasi. Kepala Bidang Pengadaan Pegawai Gatot Suparno mengatakan jumlah itu sudah diusulkan ke Kementerian PAN Mei lalu.

Dengan alasan membutuhkan pengembangan di tingkat instansi BKD Kota Bandar Lampung mengajukan kuota 1.600 pada formasi penerimaan CPNSD 2011.

Kepala BKD Kota Bandar Lampung Muhammad Umar mengatakan, tenaga-tenaga yang dibutuhkan antara lain untuk ditempatkan di rumah sakit dan dinas-dinas baru yang kini sedang dalam proses pembentukan.

"Tentunya pengembangan di tingkat instansi membutuhkan banyak personel. Dan kita sudah sampaikan usulan itu pada April lalu," kata Umar. Instansi yang membutuhkan penambahan pegawai di pemkot Bandar Lampung antara lain Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Badan Ketahanan Pangan (BKD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Menurut Umar, tidak ada yang diprioritaskan dalam formasi penerimaan CPNSD tahun ini. Ia menilai, masing-masing SKPD memiliki kebutuhan sumber daya manusia yang berbeda dan harus sama-sama diutamakan dan saling mendukung.

Umar mencontohkan, untuk di rumah sakit, tenaga yang dibutuhkan tidak terbatas pada tenaga kesehatan. Tapi juga membutuhkan sarjana komunikasi untuk mengisi jabatan hubungan masyarakat (humas), atau tenaga teknis bidang elektro maupun mesin.

Tenaga Kesehatan
Selain tenaga guru, kabupaten yang juga membutuhkan tenaga kesehatan terbanyak adalah Lampung Selatan, dengan pengajuan mencapai 1.615 formasi. Meski formasi tersebut menjadi prioritas kedua setelah tenaga guru, Sefri mengatakan bidang kesehatan di Lampung Selatan juga membutuhkan banyak tenaga kesehatan, mulai dari bidan, dokter umum, hingga spesialis.

"Untuk formasi kesehatan, Pemkab Lampung Selatan mengusulkan semua kategori keilmuan, termasuk dokter spesialis dan dokter hewan yang dinilai masih minim di Lamsel," katanya.

Pemprov Lampung yang mengajukan usulan formasi sebanyak 904 juga memberi porsi banyak untuk tenaga kesehatan, yakni 232 formasi, 44 guru SLB, dan sisanya tenaga teknis dari berbagai bidang.

Kepala BKD Pringsewu Purwoto juga mengatakan, jumlah tenaga kesehatan menjadi formasi yang juga penting, terutama untuk tenaga spesialis. "Termasuk bidan. Karena untuk daerah terpencil, tenaga kesehatan ini menjadi ujung tombak yang membantu persalinan atau kebutuhan kesehatan lain bagi masyarakat," ujarnya.

Formasi penerimaan CPNS 2011 dipastikan hanya menerima tenaga-tenaga lulusan minimal Diploma III. Bagi lulusan SMA atau sederajat tidak mendapatkan kesempatan mengikuti seleksai.

Maksimal 40 Persen
Meski masing-masing daerah telah mengajukan jumlah formasi yang dibutuhkan di tiap- tiap bidang hingga mencapai angka ribuan, keputusan akhir mengenai formasi akan ditentukan  Kemen PAN dan RB. "Kami hanya diminta mengusulkan berapa kebutuhan tenaga CPNS di daerah kami. Untuk keputusan berapa dan kapan, ada di pusat," kata Husein.

Dari pengalaman tahun sebelumnya, usulan formasi yang bakal dikabulkan pemerintah pusat tidak sampai 50 persen dari total yang diusulkan. "Biasanya hanya 10-40 persen saja yang dikabulkan. Dari total 2.809 formasi, terget kami 300-an yang dikabulkan," kata Kepala BKD Tanggamus Barmawi Harun.

Jika jumlah usulan formasi yang disepakati mencapai persentase maksimal, maka formasi CPNS Lampung 2011 bakal mencapai 11.900. Tapi jika yang disepakati hanya 10 persen saja, maka formasi yang tersedia di seluruh kabupaten/kota di Lampun hanya sekitar 2.900 tenaga.

Purwoto menjelaskan, proses pengajuan usulan dan pengumuman mengenai formasi yang disetujui Kemen PAN melalui berbagai pertimbangan, termasuk dari Kementerian Keuangan.

"Jadi melihat kondisi keuangan negara juga. Total pegawai yang akan dicari nantinya akan dibagi untuk seluruh daerah di Indonesia. Pusatlah yang berwenang menentukan jumlah pegawai di tiap-tiap daerah," katanya.
Meski belum mendapat kepastian kapan formasi CPNSD tiap-tiap daerah diumumkan oleh Kemen PAN, para kepala BKD memperkirakan, pengumaman akan dilakukan Agustus.(rez/her)
Editor: teguh_prasetyo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1809 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas