Lampung Butuh 29 Ribu CPNS

Provinsi Lampung masih membutuhkan penambahan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 29.807 orang.

Lampung Butuh 29 Ribu CPNS
net

Kepala Dokumentasi dan Pengolahan Informasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Paryono mengatakan, mayoritas usulan CPNS Lampung yang dibutuhkan adalah guru dan tenaga kesehatan.

"Secara kalkulatif, Lampung mengusulkan penambahan CPNS 29.807 orang. Tapi untuk tahun ini, 14 kabupaten/kota lebih banyak mengusulkan CPNS tenaga teknis, bukan lagi tenaga administratif," kata Paryono kepada Tribun, Jumat (17/6).

Sekitar 60 persen atau 17.884 orang dari total yang diusulkan merupakan tenaga teknis seperti guru, penyuluh, dan dokter. Tapi ini tidak berlaku bagi tiga daerah otonomi baru  yakni Mesuji, Tulangbawang Barat, dan Pringsewu.

Ketiga daerah itu mengusulkan penambahan CPNS tenaga teknis maupun administratif secara berimbang. "Tapi, belum tentu seluruh jumlah itu akan disetujui oleh Kemen PAN- RB (Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Karena kami terlebih dulu akan melakukan verifikasi ke daerah," katanya.

BKN akan melakukan proses verifikasi paling lambat setelah seluruh daerah se-Indonesia mengajukan usulkan. Tim verifikasi akan melakukan pemeriksaan guna mendapatkan kebutuhan riil CPNS di setiap kabupaten/kota.

Hasil verifikasi akan dijadikan dasar BKN membuat nota pertimbangan yang ditujukan kepada Kemenpan-RB. Setelah itu, kementerian baru dapat menetapkan jumlah serta formasi CPNS yang disetujui.

"Ada banyak hal yang akan diverifikasi. Misalnya untuk formasi guru, kami akan memeriksa jumlah sekolah dan guru yang tersedia saat ini per kabupaten/kota. Begitu juga tenaga kesejahatan, jumlah rumah sakit, puskesmas, serta dokter yang tersedia akan dicek dulu," kata Paryono.

Tim verivikasi BKN akan menyesuaikan usulan CPNS dengan pendapatan daerah yang mengajukan. Alasannya, agar jumlah CPNS yang akan diterima tidak melebihi kemampuan keuangan daerah.

Lampung Selatan menjadi kabupaten yang mengajukan usulan CPNS terbanyak tahun ini dengan total jumlah 4.419 orang. Jumlah usulan paling sedikit berasal dari Metro, yakni 401 formasi.

Formasi yang paling banyak diusulkan masih dari tenaga pendidik atau guru, disusul tenaga kesehatan (bidan, dokter, psikolog), dan tenaga teknis (akuntan, analis, teknisi, dan lainnya).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: teguh_prasetyo
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help