A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Siswi SMA Perankan Adegan Video Mesum 2 Menit - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Lampung

Siswi SMA Perankan Adegan Video Mesum 2 Menit

Rabu, 28 September 2011 08:16 WIB
Siswi SMA Perankan Adegan Video Mesum 2 Menit
Ilustrasi
mesum
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SIDRAP - Video mesum yang diperankan siswi sekolah, kembali beredar. Sebelumnya, video mesum diperankan dan disutradarai oleh siswi SMP di Malang, Jawa Timur. Dan kini, video mesum diperankan oleh siswi SMA 2 Rappang, Sulawesi Selatan.

Hampir sepekan ini,  masyarakat Kota Parepare dan Kabupaten Sidrap heboh atas beredarnya beredarnya video mesum, yang diduga dilakukan oleh siswi SMA 2 Rappang dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar).

Video berdurasi 2 Menit 43 detik, memperlihatkan siswi melakukan hubungan layaknya suami istri. Dari informasi yang dihimpun, video tersebut diambil dengan mengunakan handphone berkamera pada Juni tahun 2011 pada hari minggu sekitar pukul 11.00 Wita.

Kabarnya mereka melakukan aktivitas ranjang tersebut di jalan Muhammadiyah, di salah satu rumah warga Kota Rappang Kabupaten Sidrap.

Kapolres Sidrap, AKBP Syamsi mengatakan,  pihaknya sudah mengantongi nama-nama dalam video tersebut. Si perempuan berinisial WAS (16) dan, IDR (20).

"Sebaiknya masyarakat, tidak ikut menyebarkan video tersebut. Karena kami saat ini sedang menyelidiki siapa pelaku penyebaran. Kami juga berharap, agar orang tua para pelaku sekaligus korban bisa bekerja sama untuk mengungkap kasus ini," jelas Syamsi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Nurkanaha Kabupaten Sidrap, mengharapkan,
agar video ini tidak lagi disebarkan, karna memberikan dampak buruk kepada dunia pendidikan nantinya.

"Kami mengharapkan agar video tersebut dihapus saja, karna video ini menjadi virus di dunia pendidikan, dan kami khawatir ini mempengaruhi mental pesrta didik nantinya," kata Nurkanaha.

Informasi lainnya, perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan pada saat mereka libur yakni diluar hari Sekolah tepatnya hari minggu."kami telah klarifikasi dengan orang tua mereka, dan mereka hingga saat ini tidak masuk sekolah, dan dalam waktu dekat kami akan berupaya untuk melakukan rasia Handphone disekolah, untuk mencegat makin meluasnya video tersebut," tegasnya. (*)
Editor: taryono
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
9072 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas