Asyik, Buku Aksara Lampung Dilengkapi Sejarah

Badan Legislasi DPRD Bandar Lampung meminta Dinas Pendidikan


TRIBUNLAMPUNG.co.id BANDAR LAMPUNG- Badan Legislasi DPRD Bandar Lampung meminta kepada Dinas Pendidikan agar dalam pembuatan buku pelajaran aksara Lampung dilengkapi dengan sejarah Lampung. Dengan begitu, para pelajar juga bisa memahami sejarah daerahnya.

Ketua Banleg Wiyadi mengutarakan, memang di dalam peraturan daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan tidak disebutkan adanya pelajaran sejarah Lampung di dalam muatan lokal. Di dalam perda hanya disebutkan materi muatan lokal adalah aksara, tari dan kerajinan Lampung.

"Yang kami maksud di dalam perda itu sejarah Lampung dimasukkan ke dalam aksara Lampung," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (8/1/2012). Menurut Wiyadi, pengajaran aksara tidak hanya berkutat pada pengenalan aksara.(kos)

lebih lengkap baca edisi cetak Senin (9/1/2012)

Ikuti kami di
Editor: rudikamaru
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help