Prof Deny Indrayana Dikukuhkan Jadi Guru Besar

SAYA dan Tisnanta (Dosen Fak Hukum Unila) memenuhi undangan pengukuhan Prof Deny Indrayana di Ruang Senat UGM, hari ini (6/2/2012).

Prof Deny Indrayana Dikukuhkan Jadi Guru Besar
ISTIMEWA
Oki Hajiansyah Wahab
Oki Hajiansyah Wahab
Mahasiswa S3
Melaporkan dari UGM

SAYA dan Tisnanta (Dosen Fak Hukum Unila) berkesempatan memenuhi undangan pengukuhan Prof Deny Indrayana di Ruang Senat UGM, hari ini (6/2/2012).

Pengukuhan guru besar hukum tata negara tentunya menjadi pencapaian tertinggi dalam bidang akademis. Berbagai kalangan hadir dalam pidato pengukuhannya, mulai dari menteri, pejabat negara, guru besar dari berbagai universitas, Hakim konstitusi dan juga mantan anggota TGPF Kasus Mesuji tampak hadir dalam acara ini.

Deny Indrayana membacakan pidato pengukuhan guru besarnya yang berjudul Sistem Presidensial Yang Adil dan Demokratis.Wakil presiden, beberapa menteri, duta besar, pejabat-pejabat tinggi negara, politisi, guru-guru besar dari berbagai universitas tampak hadir dalam acara ini.

Ketua Umum Partai Demokrat,Anas Urbaningrum yang tengah menjadi sorotan media juga tampak hadir.

Dalam pidatonya Deni mengungkapkan bahwa tidak ada rumus baku bahwa sistem pemerintahan suatu negara adalah yang terbaik. Setiap negara dapat memilih dengan mempertimbangkan sejarah bangsannya, pengalaman negara lain, dan kebutuhan khas negara yang bersangkutan.

Indonesia yang notabene menggunakan sistem presidensial tentunnya juga terus bergulat untuk mewujudkan sistem presidensial yang baik. Sistem Presidensial yang adil dan demokratis adalah sistem presidensiil efektif yang memerlukan kewenangan konstitusional (KK),dukungan politik (DP))  dan juga kontrol (K).Deny merumuskannya PE = KK+DP+K. Seperti biasa Deny menutup pidato pengukuhannya dengan slogan Keep on Fighting for The Better Indonesia.(wakos)

Editor: muhammadazhim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved