Camat Katibung Pasrah terhadap Ancaman Warga Dusun Tanjung Ratu
Menanggapi ancaman warga, Camat Katibung, Aswarodi, mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak terhadap tuntutan warga
Namun, tambahnya, hingga kini belum ada penyelesaian. Dia pun membenarkan mengenai kesepakatan PT Sumber Batu Berkah (PT SBB) dengan warga.
"Harapan kita agar masalah ini cepat selesai, dan kalau bisa jangan sampai berbuat anarki. Sedangkan untuk polusi udara, jalan rusak dan lainnya memang benar, itu semua disebabkan oleh PT SBB, dan untuk masalah kami akan bekerja semaksimal mungkin sampai masalah ini menemukan jalan keluarnya," ujarnya, Selasa (6/3/2012).
Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Dusun Tanjung Ratu, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan (Lamsel), mengancam akan kembali menggelar aksi demo di PT Sumber Batu Berkah. Bahkan warga mengancam akan menutup perusahaan batu andesit yang berdomisili di desa setempat.
Pasalnya, warga merasa kurang puas karena perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2002 tersebut, mengingkari janjinya yang telah disepakati perusahaan kepada warga.
"Kami tidak main-main. Secepatnya kami lakukan jika keinginan kami tidak dipenuhi, maka jalan simpang kates kami tutup atau diblokir, agar kendaraan yang memuat batu milik PT SBB itu tidak bisa beroperasi," kata Rusli warga setempat, Selasa (6/3/2012).(dedi sutomo/tribunlampung.co.id)