A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kasus Pemukulan dan Pemerkosaan di Magelang meningkat - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Lampung

Kasus Pemukulan dan Pemerkosaan di Magelang meningkat

Senin, 12 Maret 2012 07:41 WIB
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Magelang masih terus terjadi. Dari kasus-kasus yang ada, angka kekerasan fisik seperti pemukulan dan pemerkosaan bahkan mencapai 80 persen.

"Setiap tahun kasus kekerasan terhadap perempuan cenderung meningkat. Pada 2009 terjadi 39 kasus, 2010 terjadi 41 kasus, dan 2011 terjadi 47 kasus.Sebagian besar diantaranya berbentuk kekerasan fisik," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB (BPMPKB) Kota Magelang, Dra Wulandari Wahyuningsih, Senin (12/3/2012).

Menurutnya, faktor terjadinya kasus kasus tersebut rata-rata disebabkan faktor ekonomi, karena ketika keluarga sudah mapan masih bisa terkendali.

"Dan kasus di kota Magelang rata-rata orangnya miskin. Bapaknya ga kerja dan anaknya sekolah, jadi dia pusing memikirkan uang," katanya.

Untuk menaungi para korban kekerasan tersebut pihaknya telah membetuk beberapa lembaga antaralain Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Melalui lembaga itu, katanya, korban tidak hanya diberi pendampingan hukum, tetapi juga diberi pelatihan berbagai aspek disesuaikan dengan tingkat ekonominya.

"Kami juga membuka layanan telepon TESA 129 (Telpon Sahabat Anak). Jadi ketika ada anak yang ditemukan menerima tindak kekerasan bisa dilaporkan langsung ke nomor 129 tersebut dan bebas pulsa," jelasnya.
Share
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
31572 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas