Pertamina: Stok Elpiji di Lampung Melimpah
Tribun Lampung - Kamis, 15 Maret 2012 20:12 WIB

tribunlampung.CO.ID/leo
antrean elpiji
Berita Terkait
- Sjachroedin: Kelangkaan Elpiji Fenomena Wajar
- Operasi Pasar Elpiji Hanya Ciptakan Kepanikan
- Pengamat Unila: Spekulan Bermain di Balik Elpiji
- Warga Mulai Gunakan Arang karena Elpiji Langka
- Sofyan Minta Pertamina Proaktif Gelar OP di Kabupaten
- Penyaluran Elpiji 3 Kg harus Tepat Sasaran
- Buntut Kelangkaan, Pengecer Dijatah 10 Hari 4 Tabung…
- Elpiji 3 Kg Tetap Langka di Tulangbawang
- SPDN di Pelabuhan Kota Agung Bakal Mubazir
- Pemkab Tanggamus Belum Minta Operasi Pasar Elpiji
TRIBUNLAMPUNG.co.id - Masyarakat Lampung diminta untuk tidak khawatir terjadi kelangkaan elpiji, Pertamina menjanjikan akan membanjiri pasar dengan seluruh stok yang ada.
Hal tersebut ditegaskan Sales Representative Gas Domestik Lampung, Ahmad Yudhistira, Kamis (15/3/2012).
Kebutuhan elpiji Lampung 280 per hari, diungkapkan Yudi, siap dipenuhi Pertamina. Terlebih sejak tahun lalu depot elpiji di Panjang telah beroperasi, "Sehingga Lampung sudah tak tergantung dari daerah lain, bahkan Lampung akan membantu daerah lain," ujarnya.
Dalam proyeksi alokasi elpiji Pertamina sendiri, Yudhis menuturkan, Lampung menjadi prioritas sehingga ketakutan akan kelangkaan elpiji tidak perlu muncul.
Jumlah penjualan sejauh ini diungkapkan Yudhis masih normal. "Harga dan suplai juga kami upayakan selalu stabil baik 12 kilogram maupun 3 kilogram," tandasnya,
Amannya ketersedian elpiji diungkapkan salah satu pengecer SPBU Jalan Antasari, Agus Rahmani. Dirinya berujar, pasokan elpiji ke SPBU-nya selalu lancar dan tidak menemui kendala.
Dalam sehari penjualan elpiji di SPBU miliknya bisa sampai 70 tabung dengan rincian 30 tabung untuk ukuran 3 kilogram dan 40 tabung ukuran 12 kilogram. Hal serupa diungkapkan Sumarno, pengecer elpiji di Jalan Cut Nyak Dien, "Kalau elpiji aman-aman aja tuh, tiap hari selalu dapat kiriman," ujarnya. (anastasia/tribunlampung.co.id)
Hal tersebut ditegaskan Sales Representative Gas Domestik Lampung, Ahmad Yudhistira, Kamis (15/3/2012).
Kebutuhan elpiji Lampung 280 per hari, diungkapkan Yudi, siap dipenuhi Pertamina. Terlebih sejak tahun lalu depot elpiji di Panjang telah beroperasi, "Sehingga Lampung sudah tak tergantung dari daerah lain, bahkan Lampung akan membantu daerah lain," ujarnya.
Dalam proyeksi alokasi elpiji Pertamina sendiri, Yudhis menuturkan, Lampung menjadi prioritas sehingga ketakutan akan kelangkaan elpiji tidak perlu muncul.
Jumlah penjualan sejauh ini diungkapkan Yudhis masih normal. "Harga dan suplai juga kami upayakan selalu stabil baik 12 kilogram maupun 3 kilogram," tandasnya,
Amannya ketersedian elpiji diungkapkan salah satu pengecer SPBU Jalan Antasari, Agus Rahmani. Dirinya berujar, pasokan elpiji ke SPBU-nya selalu lancar dan tidak menemui kendala.
Dalam sehari penjualan elpiji di SPBU miliknya bisa sampai 70 tabung dengan rincian 30 tabung untuk ukuran 3 kilogram dan 40 tabung ukuran 12 kilogram. Hal serupa diungkapkan Sumarno, pengecer elpiji di Jalan Cut Nyak Dien, "Kalau elpiji aman-aman aja tuh, tiap hari selalu dapat kiriman," ujarnya. (anastasia/tribunlampung.co.id)
Editor : taryono
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m