• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Lampung

Ini Modus Warga Sukoharjo Timbun BBM

Jumat, 16 Maret 2012 20:15 WIB
Ini Modus Warga Sukoharjo Timbun BBM
net
bensin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Jajaran Polsek Sukoharjo juga mengamankan Adi, warga Sukoharjo II, Kecamatan Sokoharjo, yang didapati menyimpan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dengan jeriken. Hal itu menindaklanjuti pelarangan pembelian bensin dengan deriken oleh Pertamina jelang kenaikan harga.

Akan tetapi untuk Adi, Kapolsek Sukoharjo Ajun Komisaris Muhamad Daud mengaku hanya akan melakukan pembinaan. Mengingat  barang bukti yang didapat tidak melibihi kuota maksimal Hiswanamigas untuk pembelian pengecer maksimal 100 liter.

Adi hanya memiliki dua jeriken bensin yang totalnya 70 liter. Padahal sudah ada larangan pengisian premium di SPBU dengan jeriken, kendati demikian, Adi masih bisa membeli bensin dengan jumlah dua jeriken, masing-masing jeriken ukuran 35 liter.

Pengakuan Adi, saat ditemui di Polsek Sukoharjo, Jumat (15/3/2012), ia membeli bensin tersebut tidak langsung dengan jeriken. Melainkan dengan sepeda motor Yamaha Vixion, dengan mengikuti antrean layaknya pembeli lain.

Ia mengisinya hingga full tangki motornya (11 liter) di salah satu SPBU yang ada di Pringsewu. Setelah penuh, ia pulang selanjutnya menyedot bensin di tangki motor itu kemudian kembali ke SPBU mengisinya lagi.

“Balik enam kali baru penuh (dua jeriken),” ungkapnya.

Ia mengaku, bukan berarti pihak SPBU tidak tahu jika dia bolak-balik membeli premium.  Menurutnya, jika tindakannya diketahui pihak SPBU, meminta uang untuk mengisi lagi.

“Tidak tentu, kadang Rp 3.000,” tukasnya.

Sementara itu, Adi menjualnya secara mengecer dengan harga Rp 6.000 per liter. Selain itu, Polsek Sukoharjo juga mengamankan satu unit angkutan umum yang tepergok bolak-balik SPBU membeli premium.

Sulitnya mendapat bensin bagi para pengecer ini mengakibatkan harga di tingkat eceran meningkat. Pengamatan Tribun di wilayah Pringsewu ada yang sudah menjual bensin eceran Rp 6.500-Rp 7.000 per liter.(robertus didik/tribunlampung.co.id)   
Editor: taryono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
32043 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas