A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Pesan Nyepi dari Cewek Cantik Ini - Tribun Lampung
Sabtu, 29 November 2014
Tribun Lampung

Pesan Nyepi dari Cewek Cantik Ini

Kamis, 22 Maret 2012 14:32 WIB

Pesan Nyepi dari Cewek Cantik Ini
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/FERIKA
Chitra Mahendrata Wijaya
Filosofi nyepi sebagai semangat pensucian diri, perenungan (intropeksi), totalitas penyerahan diri kepada Tuhan menyiratkan sebuah pesan bagi Chitra Mahendrata Wijaya dalam memaknai penyambutan tahun baru saka 1934.
 
Lebih dari itu, tujuan mulia yang ingin digapainya, yakni menjadi pribadi yang baik seutuhnya. Harapan mendapatkan ketenangan jiwa, dan mampu menjadi sinar baru dalam kehidupan keluarga dan masyarakatnya, dijadikannya sebagai bagian dari semangat Nyepi.
 
Dara yang akrab disapa Chitra ini, menuturkan secara fisik tidak ada persiapan istimewa untuk menyambut tahun baru umat Hindu ini, apalagi yang sifatnya sebagai sebuah perayaan. Terpenting baginya adalah persiapan batin, terutama pada kesucian jiwa dan hati.
 
"Bagi saya, momen nyepi adalah sarana ritual ibadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, dan menjauhkan segala sesuatu yang sifatnya duniawi. Oleh sebab itu, tidak ada yang istimewa dalam penyambutannya. Tapi, lebih pada kesederhanaan dan apa adanya," ujar karyawati PT BNI (Persero), Tbk KLN Bandar Lampung ini.
 
Chitra menambahkan, sudah menjadi sebuah kewajaran, ketika Hari Raya Nyepi disambut secara antusias oleh masyarakat Bali. Sebagaimana hari raya pada umumnya, momen langka ini dijadikan sarana pensucian diri, pengakraban jiwa dengan alam, serta menjalin kebersamaan dengan seluruh umat manusia.
 
Oleh sebab itu, menjadi doa dan harapannya pada perayaan Nyepi tahun ini, adalah seluruh masyarakat dapat bersatu–padu dalam sebuah keberagaman etnis, agama dan ras. Khususnya di Lampung, dengan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika.
 
"Tentunya, kita tidak menginginkan adanya perpecahan di tengah masyarakat, apalagi sampai berbau SARA. Oleh sebab itu, melalui semangat Nyepi, saya mengajak semua lapisan masyarakat bersatu – padu dalam mencintai dan membangun Lampung lebih baik lagi dari sebelumnya," ujar cewek berambut panjang ini.(ferika)
Editor: taryono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas