Liga Champions
AC Milan vs Barcelona Duel Sihir Messi Vs Semangat Ibra
AC Milan vs Barcelona Duel Sihir Messi Vs Semangat Ibra
Liga Champions
Live on RCTI
Kamis (29/3) pukul 01.45 WIB
Setelah berjumpa di babak penyisihan grup, AC Milan dan Barcelona ditakdirkan kembali berjumpa di babak perempat final Liga Champions musim ini. Intensitas persaingan kedua raksasa Eropa dipastikan semakin meningkat dengan sistem gugur yang dianut di babak delapan besar.
Secara kasat mata, Barca terlihat lebih superior setelah pada dua pertemuan sebelumnya bermain imbang 2-2 di kandang dan menang 3-2 di San Siro. Total dari enam pertemuan, El Blaugrana menang tiga kali, Milan menang sekali, dan dua kali keduanya imbang.
Pada laga leg pertama babak perempat final, Kamis (29/3) dini hari WIB ini, Barca pun kembali menjadi favorit. Meski tampil di kandang Milan, bursa taruhan tetap menjagokan Lionel Messi dkk.
Salah satu faktor yang membuat perjuangan Milan semakin berat adalah absennya Thiago Silva. Bek tengah asal Brasil itu terpaksa ditepikan setelah mengalami cedera pada pertandingan melawan AS Roma, Sabtu lalu.
Ini pukulan berat buat Milan.
Bermain dengan Silva pun, mereka kebobolan lima gol di dua laga penyisihan grup. Hilangnya bek tim nasional Brasil tersebut bisa membuat superstar Barca, Lionel Messi, makin merajalela di daerah pertahanan Il Rossoneri.
Apalagi, kini performa si bocah ajaib tengah menggila. Musim ini, Messi sudah mencetak 55 gol di semua kompetisi. Ia pun menjadi top skor sepanjang masa Barca dengan total 234 gol. Sebelumnya Messiah melesakkan lima gol ke gawang Bayern Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar.
Kiper Milan, Cristian Abbiati, menggarisbawahi keberadaan Messi, yang hingga kini masih sangat sulit dihentikan oleh bek atau kiper manapun di muka bumi. Namun, meski mengakui kehebatan pemain terbaik dunia itu, Abbiati tak takut kepadanya.
"Tidak ada gunanya takut kepadanya (Messi). Saya tidak bisa menembaknya. Saya tahu benar bahwa ia adalah yang terbaik di dunia, tetapi Barcelona tidak hanya Messi," kata Abbiati dilansir La Gazzetta dello Sport, Selasa (27/3).
Tugas berat memang akan dipikul Abbiati. Dia harus mewaspadai pergerakan tak terprediksi Messi yang biasa mengecoh lawan dengan kecepatan pergerakan sambil membawa bola. Ia pun meminta lini belakang harus tampil solid.
"Ini bukan duel antara saya dan dia. Seorang pemain seperti ini tidak dapat dianalisis. Dia tidak dapat diprediksi. Mereka menciptakan peluang mencetak gol 20 persen per game, kami harus pintar, terutama meningkatkan sistem pertahanan," katanya.
Selain Silva, Milan juga kehilangan bek kanan Ignazio Abate. Posisinya kemungkinan akan ditempati Daniele Bonera. Sementara Gianluca Zambrotta menjadi deputi di bangku cadangan.
Posisi Silva bakal ditempati defender senior Alessandro Nesta yang telah pulih dari cedera panjang. Sabtu lalu, Nesta sudah masuk daftar line up saat melawan Roma.
Ini akan menjadi laga comeback bagi bek berusia 36 tahun itu. Sayangnya, Nesta harus langsung berhadapan dengan lini depan Barca yang cepat, lincah, dan ganas dengan trio Messi, Alexis Sanchez, dan Cesc Fabregas.
Lini tengah Milan juga tak bisa dikatakan berada dalam kondisi baik.
Gelandang tangguh Mark van Bommel absen karena akumulasi kartu kuning.
Kabar baiknya adalah kembalinya gelandang bertenaga Kevin-Prince Boateng dan pemain veteran Clarence Seedorf. Keduanya bisa dimainkan sebagai starter untuk mempertajam serangan Milan.
Kondisi striker asal Brasil, Robinho, juga mulai membaik. Ia sudah sembuh dari cedera engkel dan sepertinya akan turun sejak menit awal untuk mendampingi striker utama Zlatan Ibrahimovic.
Aksi Ibra akan sangat dinanti di pertandingan ini. Ia dipastikan memiliki semangat membara untuk menyakiti mantan klubnya itu.
"Jika kami ingin memenangkan trofi internasional maka kami harus memenangi laga seperti ini," kata mesin gol Milan ini. Ibra mengakui Barca lebih favorit. Namun timnya dipastikan akan memberi perlawanan keras. Mereka akan menunjukkan kelasnya sebagai raksasa Italia.
Alot dan Kejutan