Bahan Makanan Beri Andil Deflasi -0,4180
Tribun Lampung - Senin, 2 April 2012 12:52 WIB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ANAS
pegawai BPS Lampung
Berita Terkait
- Penjualan Penyebab Menurunnya Populasi Sapi
- BPS Lamsel: Terjadi Penurunan Populasi Sapi dalam…
- Hari Ini Tarif Lisrik Naik 4,3 Persen
- Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 per Kg
- BPS Lambar Sosialisasi ST2013
- Sensus Pertanian Lambar Libatkan 604 Surveyor
- BPS Lambar Sensus Pertanian 2013 Awal Mei
- Wah, Daya Beli Masyarakat Pedesaan Lampung Turun
- BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian
- Definisi Bekerja: Paling Sedikit 1 Jam dalam Seminggu…
TRIBUNLAMPUNG.co.id - Nilai andil terhadap deflasi untuk masing-masing kelompok pengeluaran lebih rinci: bahan makanan -0,4180; kelompok sandang -0,0214; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga -0,0128.
Sedangkan, kelompok yang menahan laju deflasi andilnya masing-masing kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,1830; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,0342); kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,0243); serta kelompok kesehatan (0,0059).
Kelompok bahan makanan sendiri terdiri dari sekitar 11 sub kelompok: padi-padian, ikan, daging, telur, bumbu-bumbuan, dan lain-lainnya.
Bahan makanan merupakan kelompok yang cukup besar memengaruhi nilai inflasi-deflasi suatu daerah, karena dalam kelompok inilah terdapat komoditas beras, cabai merah, minyak goreng, di mana tingkat konsumsi komoditas tersebut cukup tinggi.
Pada Maret lalu, BPS mencatat komoditas beras menyumbang deflasi 0,2438 dengan persentase perubahan -3,5776, telur ayam deflasi 0,0398 (-6,0029). (anas)
Sedangkan, kelompok yang menahan laju deflasi andilnya masing-masing kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,1830; kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,0342); kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,0243); serta kelompok kesehatan (0,0059).
Kelompok bahan makanan sendiri terdiri dari sekitar 11 sub kelompok: padi-padian, ikan, daging, telur, bumbu-bumbuan, dan lain-lainnya.
Bahan makanan merupakan kelompok yang cukup besar memengaruhi nilai inflasi-deflasi suatu daerah, karena dalam kelompok inilah terdapat komoditas beras, cabai merah, minyak goreng, di mana tingkat konsumsi komoditas tersebut cukup tinggi.
Pada Maret lalu, BPS mencatat komoditas beras menyumbang deflasi 0,2438 dengan persentase perubahan -3,5776, telur ayam deflasi 0,0398 (-6,0029). (anas)
Editor : taryono
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m