A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Banjir Isolasi Tiga Kampung di Way Kanan - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Lampung

Banjir Isolasi Tiga Kampung di Way Kanan

Minggu, 8 April 2012 21:26 WIB


TRIBUNLAMPUNG.co.id WAY KANAN - Tiga kampung di Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan,  terisolasi akibat banjir bandang. Banjir bandang yang terjadi Minggu (8/4/2012) merendam puluhan hektare lahan dan beberapa infrastruktur jalan di daerah itu.

"Tiga kampung yang terkena banjir itu meliputi Kotabumi, Kotabaru dan Sungsang. Ketinggian air di Kampung Kotabumi mencapai pinggang orang dewasa," kata Sekretaris Kampung Kotabaru, Taufik.

Nilai kerugian materi akibat banjir tersebut, menurut Taufik, belum bisa diketahui. 
Namun yang jelas, kata dia, puluhan hektare lahan jagung, ketela dan sawit serta beberapa rumah penduduk di tiga kampung tersebut terendam air dengan kondisi paling parah di Kampung Kotabumi.

Beberapa warga setempat mengatakan, banjir tahunan itu terjadi karena meluapnya Sungai Way Besay setelah hujan mengguyur sejak pukul 00.30 WIB sampai dengan 10.00 WIB hari ini.

"Jika nanti malam hujan turun dengan deras lagi, keadaan akan semakin parah," kata seorang warga Dusun Penengahan, Kampung Kotabaru, Hasanudin. Akses untuk menuju ke Kampung Kotabumi dan Sungsang dari Dusun Penengahan, Kampung Kotabaru, sejumlah masyarakat terpantau masih menggunakan jasa perahu kendati banjir mulai menyusut.

"Sekarang memang sudah mulai surut, namun pemerintah daerah di sini harus turun tangan dan bertindak, mengingat hal tersebut merupakan permasalahan rutin setiap tahun," kata Hasanudin. (Tribun Lampung)

Editor: rudikamaru
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
33746 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas