A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Harga Kapas dan Tekstil Bisa Meroket Buntut Kenaikan Minyak Dunia - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribun Lampung

Harga Kapas dan Tekstil Bisa Meroket Buntut Kenaikan Minyak Dunia

Jumat, 13 April 2012 08:28 WIB
Harga Kapas dan Tekstil Bisa Meroket Buntut Kenaikan Minyak Dunia
tribunlampung.co.id/ferika
antrean di SPBU
TRIBUNLAMPUNG.co.id  - Kenaikan harga minyak dunia tak ayal memengaruhi segala lini sektor bisnis, khususnya berskala internasional terlebih operasional pengangkutannya menggunakan bahan bakar minyak. Satu di antaranya adalah bahan baku tekstil seperti kapas dan serat sintetis.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat kala dihubungi Tribun Lampung, Kamis (11/4) menceritakan sebenarnya harga kapas sendiri tidak mengalami kenaikan dari negeri asalnya, tetapi karena penganggkutannya menggunakan kapal laut berbahan bakar minyak maka otomatis memengaruhi harga ke pembeli.

Kapas yang diterima di Indonesia, diungkapkan Ade berasal dari Amerika, Brazil, dan Australia dimana seterusnya didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. "Harganya masih normal 90 sen per pound dari negara-negara tersebut, satu poundnya sekitar setengah kilo," sebutnya.

Diterangkan Ade, imbas kenaikan biaya pengangkutan tentu ujungnya berimbas kepada harga pakaian, karena pengusaha tekstil kemungkinan besar menaikkan harga olahannya agar modal yang dikeluarkan seimbang dengan pendapatannya.(anastasia)
Editor: soni
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
34093 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas