Harga Kebaya di Pasar Bandar Lampung Stabil
Harga Kebaya di Pasar Bandar Lampung Stabil
Tayang:
Editor:
soni
TRIBUNLAMPUNG.co.id - Berdasarkan pantauan Tribun Lampung ke toko-toko dasar pakaian, sebagian besar pemilik toko mengatakan, sejauh ini harga dasar pakaian masih stabil ketika mereka membeli dari produsen di pulau Jawa. Mereka juga yakin kecil kemungkinan akan terjadi harga tekstil naik meski harga minyak dunia melambung.
"Kalau dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, meskipun memang dengar harga kapas dunia naik tapi harga dasar pakaian tidak naik kok. Sekarang atau 10 tahun lagi, harganya tetap," ujar Rian pedagang kain Toko Bombay Textil Simpur.
Rian mencontohkan misalnya bahan kain yang disebut korea harganya berkisar Rp 100-175 ribu, kemudian Paris Rp 250-350 ribu, wol semi Rp 80-100 ribu, wol kw 2 Rp 150-250 ribu, wol kw 1 Rp 350-500, wol super Rp 700 ribu ke atas. Begitupun harga kain sutra satin yang biasa untuk dalaman atau, diungkapkan Rian dari sejak awal harganya Rp 15 ribu per meter.
Hal serupa juga diungkapkan Dadang penjaga Toko Kebaya Simpur. Dadang berkata harga dasar untuk kebaya dalam beberapa tahun cenderung stabil dan tak ada kenaikan meskipun gonjang ganjing kisruh bahan bakar minyak (BBM). "Sudah 10 tahun jual kebaya harga tak berubah, mungkin karena kebaya tak pernah mati ya selalu dibeli jenis apa saja," ungkapnya.
Ade sendiri menerangkan untuk kenaikan langsung ke harga bahan dasar pakaian memang selama ini jarang terjadi. Jikapun akan naik, kemungkinan akan berlangsung lama dan belum diketahui kapan. (Anastasia)