A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hari Pertama 44 Siswa di Lampura Tidak Ikuti UN - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribun Lampung

Hari Pertama 44 Siswa di Lampura Tidak Ikuti UN

Selasa, 17 April 2012 08:30 WIB
Hari Pertama 44 Siswa di Lampura Tidak Ikuti UN
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/DIDIK
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP memantau pelaksanaan UN
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 44 siswa di Lampung Utara (Lampura) tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) pada hari pertama, Senin (16/4/2012).

Jumlah tersebut berdasarkan data dari Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi  Disdik Lampura."44 orang siswa ini ada yang sudah meninggal dunia, menikah, dan kemungkinan ada yang dalam kondisi sakit," ujar Heri Suryadi, Kasi Kurikulum Dikmenti Disdik Lampura, Selasa (17/4/2012).

Dia mengatakan, bagi siswa yang tidak hadir saat UN, dapat mengikuti ujian susulan yang akan dilaksanakan Senin (23/4/2012) mendatang.

Namun demikian, panitia akan meminta keterangan jelas kepada siswa, jika memang sakit maka akan kita ikutkan ujian. Namun jika pindah tempat tinggal, meninggal dunia atau menikah, tidak diperkenankan mengikuti ujian susulan.

"Untuk total jumlah siswa 6.768, dengan rincian SMA 3.770, MA 1.002, dan SMK 1.996," bebernya.

Heri juga menerangkan, data siswa yang tak mengikuti UN ini berpotensi berubah-ubah.Karena, menurutnya, bisa aja yang kemarinnya sakit, hari ini bisa ikut. Jadi dalam pelaksanaan ujian susulan akan disesuaikan dengan mata pelajaran yang tertinggal.

Ia mengatakan, lembar jawaban ujian  akan dibawa ke Unila oleh tim: Disdik, pihak kepolisian dan Tim Pemantau Independen (TPI). "Hari pertama tidak ada kekurangan jumlah soal ataupun LJK," katanya.

Aggota TPI UN Syafrudin mengatakan, sejauh ini belum ditemukan pelanggaran-pelanggaran apapun dan sudah sesuai mekanisme."Sampai kini belum kita temukan indikasi penyimpangan dalam UN," tutupnya. (anung)
Editor: taryono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
34406 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas