A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kronologis Terbakarnya Truk Tangki Bermuatan 8 Ribu Liter Tiner - Tribun Lampung
Jumat, 28 November 2014
Tribun Lampung

Kronologis Terbakarnya Truk Tangki Bermuatan 8 Ribu Liter Tiner

Minggu, 22 April 2012 12:17 WIB

Kronologis Terbakarnya Truk Tangki Bermuatan 8 Ribu Liter Tiner
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ENDRA
truk tangki tiner terbakar
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TUBA - Peristiwa terbakarnya truk tangki bermuatan 8 ribu liter tiner bermula dari terperosoknya truk tersebut ke dalam lubang pembangunan gorong-gorong di Kampung Kauripan Dalam, Kecamatan Banjar Baru, Tulangbawang, Minggu (22/4/2012) pukul 03.00 wib.

Gorong-gorong tersebut dibangun tepat di badan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Tulangbawang.

Berdasarkan keterangan Jojo, sopir mobil tangki, terperosoknya mobil tangki bermula saat ia mencoba menghindari lubang pembangunan gorong-gorong di badan jalan.

Ketika itu, ia melaju dari arah Palembang menuju arah Bandar Lampung.

"Saya tadinya mau ambil jalur kanan menghindari lubang, tapi dari arah depan tiba-tiba muncul kendaraan lain yang langsung nyelonong masuk," terang Jojo, yang ditemui dil okasi kejadian, Minggu pagi.

Karena itu, lanjut Jojo, untuk menghindari tabrakan, ia lantas banting stir ke jalur kiri.

"Saya banting stir ke kiri, saya terus ngerem tapi mobil limbung, dan akhirnya bagian belakang mobil masuk ke dalam lubang," tutur Jojo.

Warga Surabaya itu awalnya hendak membawa bahan tiner dari pangkalan minyak Brandan, Nanggroe Aceh Darusalam, dengan tujuan Jakarta.

Ia berangkat dari Nanggroe Aceh Darusalam, sejak empat hari lalu bersama Roy Sibagariang (28), kernet truk.

Namun, belum sempat dilakukan evakuasi oleh pihak kepolisian, truk tangki  terbakar sekitar pukul 08.30 wib Minggu pagi.

Kanit Lakalantas Polres Tuba, Iptu Adi Mas menuturkan, terbakarnya truk tangki tadi disebabkan api yang menyambar tetesan bahan tiner dari truk tangki yang mengalir ke sungai di sekitar lokasi kejadian.

Belum diketahui persis sumber api yang menyambar tetesan bahan tiner di sungai.

"Api menjalar dari air sungai di dekat pembangunan gorong-gorong. Api menjalar dengan cepat dan langsung menyambar truk tangki," terang Iptu Adi Mas, yang ditemui Tribunlampung.co.Id, di lokasi kejadian Minggu pagi.

Dalam hitungan detik, api langsung menyambar seluruh bagian truk tangki. Asap hitam pekat disertai api terlihat jelas dari radius 5 kilometer dari lokasi.

Jilatan api yang membumbung tinggi ke udara, bahkan menyambar beberapa kendaraan milik warga yang terparkir di sekitar truk tangki.

Satu unit motor serta satu kendaraan pikap ikut tersambar jilatan api yang terus membesar. Meski tidak menghanguskan kedua kendaraan tadi, namun beberapa bagian kendaraan hangus terbakar.

Tidak hanya itu, api yang membumbung tinggi ke udara juga ikut menyambar kabel listrik di dekat lokasi kejadian, sehingga menyebabkan kabel listrik milik PT PLN (persero) putus.

Untungnya, kabel listrik tadi memang merupakan jalur baru yang belum dialiri listrik. Untuk mengantisipasi terganggunya arus listrik di wilayah Tulangbawang dan sekitarnya, PT PLN Cabang Tulangbawang terpaksan memutus sementara arus listrik dari gardu induk Menggala.

Kebakaran hebat truk tangki yang mengundang perhatian warga dan penggunan jalan juga membuat arus kendaraan di Jalan Lintas Timut (Jalintim) Tulangbawang lumpuh total sepanjang Minggu pagi hingga saat ini.

Ratusan kendaraan yang didominasi kendaraan besar baik dari arah Palembang menuju Bandar Lampung maupun sebaliknya terjebak macet.

Untuk menghindari kemacetan yang lebih parah, Satlantas Polres Tuba terpaksan mengalihkan kendaraan ke halaman rumah makan maupun ke kantung-kantung parkir lainnya yang dianggap memadai untuk menampung kendaraan.

Kemacetan akibat peristiwa itu bahkan mencapai 10 kilometer lebih. (endra)
Editor: taryono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas