A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Akademisi Unila Dukung Pilkada Langsung - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Lampung

Akademisi Unila Dukung Pilkada Langsung

Kamis, 26 April 2012 23:45 WIB
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Beberapa akademisi politik di Lampung mendukung mekanisme pilkada secara langsung. Mereka menilai, mekanisme ini paling tepat karena pemimpin yang terpilih merupakan representasi rakyat.

Dosen Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) Ari Darmastuti mengungkapkan, pilkada sebaiknya dilaksanakan secara langsung agar prinsip demokrasi tetap ideal. Selain itu, dengan pilkada langsung, legitimasi pemerintahan yang terbentuk bisa dipertahankan.

"Semua pihak tidak boleh tergesa-gesa mengubah sistem pemilihan secara langsung menjadi tidak langsung," ujar Ari saat menyampaikan materi dalam seminar nasional (semnas) yang digelar FISIP Unila bekerja sama dengan MPR RI di Hotel Sheraton, Kamis (26/4/2012).

Menurut Ari, berbagai masalah yang terjadi pada masa transisi demokrasi merupakan hal yang wajar. Ia berpendapat, tidak ada demokrasi yang sukses dibangun dalam waktu singkat.

Untuk itulah, lanjut Ari, mekanisme pilkada langsung perlu diberi kesempatan lebih lama. "Jika sistem pemilihan melalui perwakilan (DPRD), hanya akan memperkuat oligarki partai," imbuhnya.

Terkait anggapan pilkada langsung menelan biaya besar, Ari menilai, hal tersebut bisa diantisipasi dengan cara efisiensi melalui penyelenggaraan pilkada secara serentak. Agar bisa serentak, sambung dia, mesti ada masa transisi di antara kabupaten/kota dalam satu provinsi.

"Dalam masa transisi, ada penunjukan pejabat sementara untuk menunggu supaya pilkada di kabupaten/kota bisa dilaksanakan secara bersama-sama dalam satu provinsi," jelas Ari.

Hal senada diungkapkan akademisi FISIP Unila lainnya, Syarief Makhya. Ia mengutarakan, pilkada langsung adalah jawaban atas ketidakpuasan terhadap pemilihan melalui DPRD. "Jangan ada lagi pemikiran pelaksanaan pilkada lewat DPRD," katanya.

Dukungan pilkada langsung juga datang dari anggota DPR RI asal Partai Golkar Nurul Arifin. Artis kondang ini secara pribadi setuju dengan mekanisme pilkada langsung, karena pemimpin yang bakal terpilih merupakan representasi keinginan rakyat. Nurul pun berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada Fraksi Partai Golkar DPR. (wakos)
Editor: taryono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
35281 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas