Cintai Profesi Polwan Sejak Anak-anak

Menjadi pramugari pesawat Polri yang digunakan khusus penerbangan kapolri dan pejabat utama Polri merupakan kebanggan dan keingginan

Tayang:
Editor: taryono
zoom-inlihat foto Cintai Profesi Polwan Sejak Anak-anak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ROMI
Brigadir Devi Puspasari
Menjadi pramugari pesawat Polri yang digunakan khusus penerbangan kapolri dan pejabat utama Polri merupakan kebanggan dan keingginan setiap polisi wanita (polwan) di seluruh Indonesia.

Namun untuk bergabung menjadi satu dari empat pramugari di pesawat  jenis beechjet milik korps baju cokelat,  tidak mudah. Karena seleksi dan tes yang dijalani ketat dan sulit.

Brigadir Devi Puspasari, merupakan satu-satunya polwan wakil Polda Lampung pada tahun 2005, yang pernah merasakan tes seleksi untuk pramugari di pesawat, yang memuat 10 penumpang, dan digunakan kapolri dan pejabat Polri minimal bintang tiga tersebut.

"Tesnya lumayan berat, dan banyak. Di antaranya penampilan, wawancara, Bahasa Inggris. Dari seluruh Indonesia cuma 12 polwan lulus. Salah satunya saya, wakil  Lampung. Tapi saat pengumuman terakhir untuk memilih empat orang, nama saya tidak keluar," kata Devi saat diwawancarai Tribun Lampung, Rabu (9/5/2012).

Meski gagal, wanita kelahiran 27 Desember 1983 tetap bangga karena mendapat pengalaman banyak saat mengikuti tes menjadi pramugari di pesawat, yang biasa digunakan kapolri untuk kepentingan dinas dan kunjungan ke daerah tersebut.

Menurut wanita yang gemar senam aerobik ini, tidak semua polwan punya kesempatan dan pengalaman untuk tes pramugari khusus pesawat kapolri tersebut. Karena selain memiliki talenta kemampuan berbahasa Inggris dan penampilan, seorang pramugari Polri juga harus memiliki kemampuan intelektual.

"Setelah gagal saya sempat kecewa, tapi namanya seleksi pasti ada yang gugur dan lulus. Saya ikhlas saja, karena dari situ saya banyak belajar ternyata bukan hanya penampilan tapi otak juga perlu mumpuni," ungkap  wanita yang masuk polwan tahun 2005 ini.

Sudah sekitar tujuh tahun wanita berkulit putih dengan tinggi 170 cm ini menjalani profesi sebagai polwan. Tidak sedikit tugas pernah dipercayakan kepada putri perwira polisi ini. Mulai di lapangan sampai belakang meja. Sampai ajudan ketua bhayangkari Polda Lampung pernah diembannya.

Ada pengalaman menarik saat ia menjadi ajudan ketua Bhayangakri Polda Lampung. Saat ia ia tengah mendampngi sang bos menuju Bandara Radin Inten mengantarkan anak bos hendak ke Jakarta. Di tengah perjalanan, tepatnya daerah Natar terjadi insiden kecelakaan, membuat arus lalu lintas macet total.

Karena berburu dengan jam penerbangan pesawat, akhirnya ia mengambil inisiatif turun dari mobil  mengantur lalu lintas. Bahkan sang bos terheran-heran saat ia turun mobil langsung memecah jalur di sisi kanan, untuk  memberi kesempatan kendaraan yang dinaiki sang majikan.

Akhirnya, berkat tindakan yang dilakukannya, dengan dibantu petugas lantas Polres Lampung Selatan kendaraan yang dinaiki atasan bisa sampai di bandara tepat waktu.

"Saya nekad aja ambil inisatif, Alhamdulillah mobil ibu bisa jalan dan tepat waktu sampai bandara," kata Devi, yang mengaku sudah mencintai profesi polwan sejak anak-anak.(romi rinando)

Biofile:
Nama     : Brigadir Devi Puspasari
Tugas     : Staf RO SDM Polda Lampung
Alamat : Perum Bukit Bhayangkara Permai Blok B1 Nomor 2 Kemiling,
Hobi     : Travelling dan Aerobik
Suami     : Brigadir Suarjono Suryaningrat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved