A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Bagaimana Pencegahan Penyakit Tetelo pada Ayam? - Tribun Lampung
Senin, 24 November 2014
Tribun Lampung

Bagaimana Pencegahan Penyakit Tetelo pada Ayam?

Minggu, 10 Juni 2012 14:54 WIB

Bagaimana pencegahan dan pengobatan penyakit Newcastle Disease (ND) pada ayam? Terima kasih.Pengirim: +628137998xxx

Vaksin Ayam yang Masih Sehat


Dalam beternak ayam, seringkali ditemui beberapa masalah, baik berupa penyakit infeksius maupun penyakit non infeksius. Salah satu penyakit infeksius adalah Newcastle Disease (ND) atau lebih dikenal dengan tetelo.

Penyakit ini sangat mudah menular dan menyerang pada berbagai jenis unggas, dengan berbagi gejala hingga menyebabkan kematian. Di Indonesia ditemukan mulai tahun 1924, dan sampai sekarang merupakan ancaman penyakit utama pada ternak unggas (khususnya ayam).

Penyebab dari penyakit ini dapat berupa agen infeksius yaitu kelompok virus paramixoviridae. Masa kejangkitan dari virus ini antara 2-5 hari, dengan cara penularan langsung melaui kotoran, lendir dari ayam yang terinfeksi, maupun secara tidak langsung melaui makanan, air minum atau peralatan kandang yang tercemar virus ini.

Di luar tubuh ayam, virus ND mudah dibasmi dengan desinfektan umum, misalnya air sabun, karbol, iodine, dan lainnya. Namun setelah masuk ke dalam tubuh ayam, virus ini sulit dibunuh, bahkan dengan cepat tumbuh dan berkembang, sehingga menyebabkan ayam sakit bahkan menimbulkan kematian.

Kelompok ayam yang terinfeksi virus ND mengakibatkan kerugian ekonomi yang cukup besar, mulai dari gangguan pertumbuhan, penurunan produksi telur, biaya penanggulangan penyakit yang cukup besar, sampai kematian mencapai hampir 100 persen.

Tatalaksana perkandangan yang tidak tepat biasanya menjadi pemicu utama timbulnya penyakit ini. Biosekuritas atau pengamanan biologis yang kurang, longgarnya sanitasi dan desinfeksi pada kelompok dan kandang pemeliharaan, kadar ammonia yang terlalu tinggi, masuknya unggas lain ke dalam kelompok ternak merupakan faktor peluang pemicu kejadian penyakit tetelo.

Pada ayam yang sakit, pengobatan yang diberikan bertujuan memberikan suportif atas kondisi ayam, pemberian air madu atau air gula bersama vitamin bertujuan memperbaiki kondisi ayam dengan harapan ayam dapat berjuang melawan virus yang telah masuk kedalam tubunya. Semprot kandang dengan desinfektan dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus ke kelompok ayam lain dan lingkungannya.

Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan melakukan imunisasi (vaksinasi) pada kelompok ayam yang masih sehat, baik menggunakan vaksin live maupun killed.

Praktik tatalaksana pemeliharaan yang baik, sanitasi dan desinfeksi yang ketat serta praktek pengamanan biologis yang ketat, jaga kebersihan kandang dan alasnya, cukup sirkulasi udara dan sinar matahari, serta pemberian makanan dengan gizi yang cukup diharapkan dapat mencegah penyakit tetelo ini.

Jika ayam Anda sakit segera menghubungi dokter hewan kepercayaan Anda, untuk dilakukan penanganan yang tepat sesuai dengan kasus yang dialami.

drh Sugeng Dwi Hastono
Dokter Hewan Praktik
Editor: taryono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas