Lampung Usulkan Penyediaan Rumah Murah

Sambutan positif atas program rumah supermurah oleh pemerintah pusat juga disampaikan Pemprov Lampung.

Lampung Usulkan Penyediaan Rumah Murah
ILUSTRASI

Menurut Berlian, pengadaan rumah dengan harga sangat murah tentu dapat membantu masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah.

"Selama program itu untuk membantu masyarakat, pemprov tentu akan mengupayakannya. Kami akan coba usulkan ke pemerintah pusat," tutur Berlian, Kamis (14/6/2012) malam.

Kendati begitu, Berlian mengaku belum menerima informasi pengadaan rumah murah dari Kemenpera dimaksud. Pemprov pun akan terlebih dahulu mempertanyakan kepastian pengadaan program tersebut.

"Kalau sudah positif  dan pemprov diminta untuk mengusulkan, kami tentu akan mengusulkan," terang Berlian.

Pemprov, lanjut Berlian, sejauh ini pun telah membuat perjanjian dengan Kemenpera terkait pengadaan rumah susun (rusun). Dalam perjanjian itu, pemprov menyediakan alokasi lahan sedangkan Kemenpera membangun rusun.

"Kami membuat rusun karena pembebasan lahannya tidak begitu besar. Kalau perumahan biasa kan membutuhkan lahan yang luas. Tentu, itu membutuhkan biaya besar untuk pembebasan lahannya. Sementara, harga tanah sendiri sudah mahal," papar Berlian.

Diketahui bahwa pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan telah menyelenggarakan program rumah sangat murah untuk para pekerja informal. Selain murah, rumah yang dapat dimiliki dengan cara kredit ini, cicilannya dilakukan secara harian.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan, rumah-rumah murah ini nantinya bisa dimiliki oleh para pekerja tidak tetap, serta pedagang-pedagang kecil seperti pedagang bakso, pedagang koran, dan lain-lain.

"Ada rumah yang dibangun untuk pedagang atau pekerja yang tidak berpenghasilan tetap," tutur Djan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Dalam melaksanakan program ini, Kemenpera bekerja sama dengan bank pembangunan daerah (BPD) dan pemerintah daerah terkait. Rumah yang disediakan adalah tipe 36. Sementara harga dan cicilannya akan disesuaikan dengan kemampuan konsumen.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: taryono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help