'Digoyang' Gigolo, Tante Girang Makin Kegirangan

Saya gigolo melayani semua wanita dan pasutri. Bersih, jaga privacy, sabar, sopan, hangat, sawo matang, cakep, atletis

'Digoyang' Gigolo, Tante Girang Makin Kegirangan
ist
badan pria

Itulah isi satu dari ribuan iklan yang menyediakan jasa gigolo. Tak tanggung-tanggung, bisnis syahwat ini diminati oleh para tante-tante, cewek bahkan para lelaki. Dari istri pengusaha, direktur, bahkan istri para pejabat. Makin merebaknya bisnis syahwat tersebut via online, makin memberi variasi pilihan para "tante-tante girang" untuk mendapatkan kepuasan birahi.

Modusnya sederhana, setelah mendapat calon gigolo di dunia maya, maka "wanita nakal" ini langsung menghubungi nomor telepon yang tertera, dan bagi yang masih malu-malu untuk urusan ranjang, disertakan alamat e-mail sebagai cara komunikasi. Tidak hanya itu, bisnis haram ini sudah marak di situs jejaring sosial, bahkan tiap daerah memiliki club gigolo tersendiri, sebut saja club gigolo top Jakarta.

Tidak hanya sekedar menjajakan seks, tapi para GM, sebutan untuk germo yang mengurus gigolo, ini juga membuka kesempatan berkarier bagi para pria yang membutuhkan kepuasan sekaligus medapatkan sejumlah uang. Berikut salah satu bentuk "lowongan kerja" gigolo yang saya dapat di dunia maya:

Dicari Pria 17-35 tahun untuk jadi gigolo istri pejabat.

Jika anda pria berusia max 35 tahun, syukur-syukur masih belasan tahun, sehat jasmani dan rohani. Daftarkan diri anda untuk menjadi pria simpanan para istri pejabat.

Syarat-syarat:
1. Sehat jasmani dan rohani.
2. Pas foto 3x4 (dalam format digital/scan)
3. KTP (dalam format digital/scan)
4. Spesifikasi (Mr.P) ukuran (panjang+diameter)
5. Foto Mr.P
6. Profile/data pribadi.

Kirim lamaran anda ke : royandrea.jr@gmail.com (alamat e-mail disamarkan).

Dari isi lowongan kerja diatas, saya sendiri masih bingung. Sehat jasmani memang harus, tapi kalau sehat rohani itu buat apa ya? Memangnya ada ya gigolo yang sehat rohani? Tapi sampai sekarang, brondonglah, yang masih jadi primadona. Bahkan ketampanan adalah kunci sukses lakunya "dagangan".

Penelusuran saya pun berlanjut, saya coba bergabung di salah situs gigolo dan salah satu situs "tante girang" yang ada di Indonesia, untuk mendapat informasi yang lebih akurat. Tidak cukup 3 hari, saya pun mendapat "orderan" via e-mail. Tanpa melewatkan kesempatan, saya pergunakan momen spesial ini untuk mendapat sejumlah informasi.

Dea (40), sebut saja begitu, wanita paruh baya ini baru menikmati masa-masa "puber" takkala suaminya sibuk dengan urusan kerja. Di akuinya, bahwa jajan gigolo merupakan salah satu cara bagi dia untuk mendapat kepuasan biologis. Awalnya cuma iseng-iseng browsing dunia maya, hingga asal klik link yang ada. Ketika pertama kali menemukan iklan gigolo, dia sempat ragu dengan iming-iming para gigolo yang mampu memberikan kepuasan ranjang, akhirnya dia sendiri membuktikan pada seorang gigolo. Kepuasan pun didapat Dea.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: soni
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help