Mengaku Polisi Rikie Tipu Mahasiswa
Mengaku sebagai Polisi yang tengah menyamar, Rikie (28) mampu mengelabui Derry (22).
Menurut Kapolresta Bandar Lampung Kombes M Nurochman, aksi penipuan bermula saat pelaku menghubungi korban dan mengaku tertarik dengan Balckberry yang ditawarkan di situs online pada 16 Agustus 2012. "Setelah terjadi kontak via handphone, pelaku dan korban sepakat bertemu pada 17 Agustus di depan Ramayana Robinson Rajabasa untuk jualbeli. Disepakati harga satu unit BlackBerry Rp 1.6 juta," kata Nurochman, Selasa (28/8).
Setelah keduanya bertemu, lanjut Nurochman, tersangka yang merupakan warga Merak Batin Natar Lampung Selatan mengajak korban masuk ke mobil Honda Civic Wonder Kuning BE 1233 DY nomor polisi palsu yang dikendarai oleh pelaku.
"Sampai di dalam mobil, pelaku berdalih uangnya hanya cukup bayar satu unit BalckBerry. Pelaku kemudian mengajak korban ke ATM mengambil uang. Karena percaya korban ikut. Sampai di daerah Haji Mena Natar pelaku menakuti korban, dengan sebagai polisi, yang menyamar," kata Nurochman.
Selain itu lanjut Nurochman, pelaku juga menakuti korban dengan dalih telah menjual BlackBerry ilegal. Karena harga yang ditawarkan dibawah harga pasaran. Bahkan pelaku juga mengancam korban senjata api korban kemudian mengasak tiga handphone beserta identitas KTP dan KTM milik korban.
"Setelah berhasil menipu, pelaku menelpon seseorang bernama Indra yang diakui merupakan adiknya. Tersangka kemudian menyuruh Indra mengantarkan korban ke Rajabasa. Sampai Rajabasa, korban melapor ke Polisi," tukasnya.
Nurochman menambahkan, dari laporan korban, petugas kemudian meringkus pelaku pada 19 Agustus 2012 sekitar pukul 23.00 WIB, di sebuah hotel di kawasan Rajabasa beserta barang bukti berupa satu senpi rakitan jenis revolver beserta lima butir peluru, dan tiga BlackBerry, serta satu unit mobil honda civic wonder. (romi-rinando)