Home »

Lampung

» Liwa

Kuota Insentif Guru Ngaji Dipangkas

Pemberian insentif kepada guru ngaji di Lampung Barat (Lambar) dinilai banyak pihak tidak tepat sasaran.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemberian insentif kepada guru ngaji di Lampung Barat (Lambar) dinilai banyak pihak tidak tepat sasaran. Bahkan jumlahnya dianggap berlebihan sehingga menimbulkan kesan digelembungkan (tidak sesuai dengan kondisi di lapangan).

Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lambar Amsir tidak menampik adanya anggapan tersebut. Namun, tuturnya, mengenai laporan resmi terkait dugaan-dugaan semacam itu sampai saat ini belum ada. "Gonjang-ganjing di luar memang ada, namun laporan secara resmi belum ada," ungkapnya kepada Tribun Lampung, Rabu (17/10/2012).

Di luar permasalahan tersebut, dari beberapa pekon juga meminta adanya kesamaan. Karena jumlah guru ngaji yang menerima insentif di setiap pekon jumlahnya berbeda-beda. Menyikapi ini, tuturnya, pada 2013 mendatang, peraturan untuk kriteria penerima insentif rencananya akan lebih diperketat.

"Dari penerima sebanyak 1.270 orang guru ngaji tahun 2012, akan dipangkas sekitar 20 persennya," kata dia. (sulis setia markhamah)

Ikuti kami di
Editor: muhammadazhim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help