60 Koperasi di Metro Mati Total
Tribun Lampung - Senin, 26 November 2012 11:45 WIB
Berita Terkait
- Klub Motor Metro Diajak Hilangkan Citra Arogan Geng…
- Polres Metro Gelar Khitanan Massal
- DPRD Metro Diminta Tegas soal Penghapusan Aset
- Budi Bobol Gedung Sekolah Pakai Linggis
- Polisi Bekuk Pembobol Gedung Sekolah di Metro
- Pengembangan Biogas di Metro Terkendala Dana
- DPRD Metro Dukung Bahan Bakar Alternatif
- Wali Kota Lukman Wakili Apeksi Hadiri Workshop di…
- Peserta Panwascam Metro Tes Wawancara
- Seluruh Bacaleg Metro Harus Perbaiki Berkas
TRIBUNLAMPUNG.co.id - Koperasi yang disebut sokoguru ekonomi Indonesia, kondisinya kian memprihatinkan di Kota Metro. Sedikitnya, 60 koperasi sudah tidak aktif lagi, mati suri, atau mati total.
"60 dari 185 koperasi yang ada di Metro sudah mati," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Kota Metro Mustahal, Senin (26/11). Menurutnya, koperasi yang mati itu di antaranya tidak lagi memiliki pengurus aktif, bahkan ada yang sudah tidak memiliki kantor.
Jenis koperasi yang mati tersebut berbentuk koperasi simpan pinjam maupun koperasi serba usaha. "Meskipun sudah mati, kita tidak bisa membubarkannya, prosesnya tidak mudah," kata dia. (Leo David)
"60 dari 185 koperasi yang ada di Metro sudah mati," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Kota Metro Mustahal, Senin (26/11). Menurutnya, koperasi yang mati itu di antaranya tidak lagi memiliki pengurus aktif, bahkan ada yang sudah tidak memiliki kantor.
Jenis koperasi yang mati tersebut berbentuk koperasi simpan pinjam maupun koperasi serba usaha. "Meskipun sudah mati, kita tidak bisa membubarkannya, prosesnya tidak mudah," kata dia. (Leo David)
Editor : soni
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m
Hit 212