A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Masih Ada 42 Lokalisasi PSK di Jawa Timur - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Lampung

Masih Ada 42 Lokalisasi PSK di Jawa Timur

Jumat, 28 Desember 2012 23:43 WIB
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komitmen Pemprov Jawa Timur (Jatim) untuk menghapus lokalisasis di beberapa daerah di Jatim mulai bisa terealisasi. Ini terlihat dengan berkurangnya jumlah tempat prostitusi. Dari 47 lokasi kini menjadi 42 lokalisasi.

Adapun lokalisasi itu tersebar di 33 kabupaten dan kota di Jatim. Sedangkan lima lokalisasi yang telah tutup itu ada di Blitar, kemudian Tulungagung (Ngunut dan Ngujang), dan Surabaya (Dupak Bangun Sari, dan Moro Seneng).

Kadinsos Jatim, Sudjono menjelaskan, pengurangan lokalisasi akan dilakukan setahap demi setahap. "Dengan ditutupnya lokalisasi, termasuk Dupak Bangun Sari di Surabaya, jumlah tempat  prostitusi di Jatim berkurang, yakni dari 47 lokalisasi menjadi 42 tempat.

Pengurangan lokalisasi yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten dan Kota serta Jatim itu dengan memulangkan para PSK," tukasnya kepada wartawan, Jumat (28/12/2012).

Dijelaskan, untuk eks lokalisasi Bangun Sari, nantinya akan dijadikan tempat pemberdayaan masyarakat yang diajukan oleh Pemkot Surabaya kepada Pemprov Jatim. Adapun dana untuk pemulangan merupakan sharing antara Pemprov Jatim, Pemkab atau Pemkot, dan Kementerian Sosial.

"Selain sharing dana, tutupnya lokalisasi ini juga atas partisipasi tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi pengurangan prostitusi," terangnya.
Dia juga menambahkan, berkurangnya jumlah PSK itu bukan karena pemaksaan dari dinsos, melainkan atas kesadaran mereka untuk bangkit mengais rejeki yang halal.

Sedangkan pada 2013 nanti, pihaknya menargetkan dapat menutup lokalisasi di  Banyuwangi, Tuban, Nganjuk dan juga Surabaya. Tiap-tiap PSK itu diberi uang saku Rp 3 juta dan diberi surat penyataan agar tidak kembali lagi menjadi wanita penghibur pria hidung belang.(*)
Editor: muhammadazhim
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
107464 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas