A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Korupsi Dana PUAP, Mulyadi Dihukum 16 Bulan Penjara - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Lampung

Korupsi Dana PUAP, Mulyadi Dihukum 16 Bulan Penjara

Kamis, 24 Januari 2013 19:37 WIB
Korupsi Dana PUAP, Mulyadi Dihukum 16 Bulan Penjara - aan.jpg
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/HANAFI
Korupsi Dana PUAP, Mulyadi Dihukum 16 Bulan Penjara - aan_(1).jpg
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/HANAFI
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mulyadi (37) ketua gabungan kelompok tani (gapoktan) Kawa Kilo, Lampung Utara dihukum 16 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan atas perkara korupsi dana bantuan pengembangan usaha agribisnis (PUAP) Rp 100 juta.

Majelis hakim menyatakan Mulyadi yang merupakan warga Desa Sinar Gali, Lampung Utara terbukti mengkorupsi uang Rp 77 juta dari Rp 100 juta dana PUAP tersebut.

"Menyatakan terdakwa Mulyadi terbukti bersalah melakukan tindak pidana korusi dengan memperkaya diri sendiri. Dan menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Mulyadi selama satu tahun dan empat bulan, dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan," ujar ketua majelis hakim Ida Ratnawati pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (24/1/2013).

Selain itu majelis hakim juga mewajibkan Mulyadi membayar uang pengganti Rp 77 juta kepada negara. "Jika dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, uang pengganti tidak
dibayarkan maka harta benda terdakwa Mulyadi disita untuk negara. Jika harta bendanya tidak mencukupi membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan," jelas hakim Ida Ratnawati.

Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan Mulyadi merugikan keuangan Negara Rp 77 juta dan bertentangan dengan program pemberantasan korupsi. Sedangkan yang meringankan, Mulyadi belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan
keluarga.

Vonis tersebut lebih rendah dua bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Atas vonis tersebut, Mulyadi menyatakan menerimanya, begitu juga dengan JPU.(hanafi sampurna)
Editor: muhammadazhim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas