Tower PLN Patah, Ada Indikasi Pencurian Material
Tidak serta merta terpaan angin yang menyebabkan rubuhnya tower tersebut, ada indikasi pencurian material tower
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Lampung, Sabtu (16/3/2013) lalu, disebabkan karena patahnya dua tower transmisi berkapasitas 150 KV dengan kode tower 38 dan 39 yang berada di Branti, Natar.
Manajer UPT Tanjungkarang Unit Pelayanan Transmisi PLN Handy Wihartady mengatakan, sementara penyebab rubuhnya tower tersebut, menurut informasi yang diterima adalah akibat terpaan angin kencang di sekitar wilayah tower. Namun, tidak serta merta terpaan angin yang menyebabkan rubuhnya tower tersebut, ada indikasi pencurian material tower oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Awalnya dari angin kencang musibah ini (tower rubuh), tetapi di tempat lain banyak sekali kita temukan kejadian pencurian member (material tower seperti baut dan mur) oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ungkap Handy saat ditemui di lokasi rubuhnya tower, Minggu (17/3/2013).
Menurut Handy, pada tower 38 yang merupakan tipe tower A plus sembilan (ketinggian standar 17 meter ditambah sembilan meter) ada sekitar 150 member. Tapi kalau dari yang dilihat, ujar Handy, sepertinya untuk member masih dalam keadaan lengkap. (*)