• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Tribun Lampung

Bandar Lampung Terbanyak Ajukan CPNS

Rabu, 3 April 2013 09:02 WIB
Bandar Lampung Terbanyak Ajukan CPNS
tribunlampung.co.id/ridwan
Kepala BKD Lampung Tamrin Bachtiar mengambil sumpah janji 250 PNS
BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajukan 5.117 formasi  calon pegawai negeri sipil  (CPNS) untuk rekrutmen tahun 2013 ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jumlah pengajuan Bandar Lampung tersebut merupakan yang terbanyak di antara pemerintah kabupaten/kota lain di Lampung yang tahun ini berencana merekrut PNS baru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Gatot Hudi Utomo, kepada wartawan di kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lampung, Selasa (2/4/2013) siang.

Gatot menerangkan, usulan rekrutmen CPNS terbanyak berikutnya setelah Bandar Lampung, berturut-turut ialah Kabupaten Lampung Selatan yang mengajukan 4.419 formasi dan Kabupaten Lampung Barat dengan 3593 formasi. "Kota Metro merupakan yang paling sedikit mengusulkan CPNS baru tahun ini, yakni hanya 576 formasi," kata Gatot.

Untuk Pemerintah Provinsi Lampung, seperti diberitakan beberapa waktu lalu, formasi CPNS yang diusulkan ke BKN sebanyak 1.548. "Sebanyak 1.548 formasi yang diusulkan tersebut untuk mengisi tenaga medis, tenaga guru, khususnya guru SLB (sekolah luar biasa), serta tenaga teknis lainnya," imbuh Gatot.

Gatot menambahkan, pihaknya juga telah mengusulkan kepada BKN sebanyak 21 pegawai honorer kategori satu (K1) di tingkat Provinsi Lampung untuk diangkat sebagai CPNS.

Pegawai honorer K1 adalah pegawai honorer yang dibiayai oleh dana anggaran pendapatan belanja negara (APBN) atau anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Menurut Gatot, ke-21 pegawai honorer tersebut telah memenuhi syarat untuk diusulkan ke pemerintah pusat agar diangkat menjadi CPNS. "Mereka adalah tenaga honorer yang telah lima tahun berturut-turut tidak pernah putus (bekerja)," terang Gatot.

Selain K1, akan diangkat juga sebagai CPNS sejumlah pegawai honorer kategori dua (K2), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Di tingkat provinsi, BKN memberi jatah sebanyak 182 pegawai honorer  K2 yang bisa diangkat. "Itu (182 pegawai honorer K2) adalah pegawai-pegawai honorer yang tidak dibiayai APBN ataupun APBD. Biasanya yang banyak adalah guru-guru bantu," terusnya.

Saat ini, untuk pengangkatan pegawai honorer kategori K2 sedang dilakukan uji publik selama satu pekan. Menurut Gatot, hal itu penting agar tidak terjadi 'kecolongan'. "Misalnya, ada orang yang tidak pernah mengajar atau menjadi guru bantu malah diusulkan. Sekarang sedang diumumkan di website maupun di unit-unit kerja di provinsi maupun kabupaten/kota," terangnya.(noval/tribun lampung cetak)
Editor: taryono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
170813 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas