Buffon Siap Bungkam Mulut Kaisar
Jika ada satu hal yang membuat Gianluigi Buffon tampil bagus ketika Juventus meladeni juru kunci, Pescara,
Buffon tentu ingin tampil sebagus mungkin dan memberikan kemenangan untuk membungkam mulut Sang Kaisar, Franz Beckenbauer.
"Bagaimana dia memposisikan diri? Dia terlihat seperti seorang pensiunan. Alaba menendang dari jarak 12 meter. Saya tidak ingin mengecewakan dia, namun dia seharusnya bisa menghalau tendangan itu. Mungkin Gigi tidak berpikir Alaba akan menendang dari jarak sejauh itu," ujar Beckenbauer mengenai proses terciptanya gol David Alaba ketika Juventus menghadapi Bayern Muenchen pada leg pertama perempatfinal Liga Champions pertengahan pekan ini.
Gol Alaba tercipta hanya dalam tempo 23 detik setelah kick-off babak pertama. Gol itu pula yang menyebabkan kekalahan 0-2 di Allianz Arena. Terlepas dari cercaan dari Sang Kaisar, Buffon mengakui dirinya melakukan kesalahan ketika menghadapi Muenchen. Portiere 35 tahun itu kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Juventini dan klub.
"Kesalahan-kesalahan sering terjadi dalam profesi ini. Saya kecewa karena pertandingan itu adalah pertandingan penting. Saya meminta maaf kepada tim dan penggemar. Saya tidak bisa membantah karena Beckenbauer bijak," ujar mantan pemain Parma itu di Striscia La Notizia.
Buffon mendapat kesempatan untuk membungkam mulut Sang Kaisar dan melakukan penebusan dosa ketika Juventus menjamu Pescara. Juve membutuhkan kemenangan di Juventus Stadium sebagai obat kekalahan dari Muenchen. Laga melawan juru kunci Serie A itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Si Nyonya Tua untuk memperkokoh posisi di puncak klasemen Serie A.
"Kami harus mengalahkan Pescara. Kemenangan akan memberikan kami kepercayaan diri dan ketenangan," kata striker Alessandro Matri di Goal.com
Kans Si Nyonya Tua untuk meraih kemenangan di hadapan tifosi sendiri sangat besar. Skuat asuhan Antonio Conte itu sedang menjalani rentetan lima pertandingan tanpa kalah, termasuk di dalamnya empat kemenangan.
Sementara itu Pescara baru sekali bermain imbang dari 11 pertandingan terakhir dan berjarak enam angka untuk keluar dari zona degradasi.