A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

SMA Kebangsaan Tanggung Biaya Hidup Siswa - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 27 Agustus 2014
Tribun Lampung

SMA Kebangsaan Tanggung Biaya Hidup Siswa

Jumat, 12 April 2013 21:09 WIB
SMA Kebangsaan Tanggung Biaya Hidup Siswa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/DEDI SUTOMO
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh (tengah)

Tribunlampung.co.id -
Yayasan Pendidikan Insan Cendikia Indonesia mendirikan SMA Kebangsaan di Desa Pisang, Penengahan, Lampung Selatan. Peresmian SMA yang  menggunakan  sistem boarding school (berasrama) itu dilakukan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, pendiri YPICI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.(baca juga: Mendikbud Sebut UN Masih Relevan)

Zulkifli Hasan mengungkapkan, pembangunan SMA Kebangsaan sebagai upaya membantu pemda menyediakan lembaga pendidikan yang berkualitas guna meningkatkan sumber daya manusia di Lamsel.

“Kita berharap dengan adanya sekolah SMA Kebangsaan ini, banyak anak-anak yang tadinya putus sekolah akan dapat kembali bersekolah,” terangnya saat peluncuran SMA Kebangsaan, Jumat (12/4).(baca juga: Perguruan Tinggi Harus Berikan Tempat bagi Siswa Miskin)

Zulkifli Hasan mengatakan, SMA Kebangsaan akan memberikan beasiswa kepada seluruh siswanya, meliputi beasiswa pendidikan, pakaian seragam, alat-alat pendidikan, dan biaya hidup selama di asrama.

Rencananya, tambahnya, pada tahun 2013 ini SMA Kebangsaan sudah akan memulai menerima siswa baru. Pada awal pendidikannya, para siswa akan dititipkan belajar di sebuah lembaga pendidikan di Bandar Lampung sembari menunggu gedung sekolah selesai dibangun.(dedi sutomo)
Editor: taryono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
178604 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas