Seorang Narapidana Hamili 4 Sipir

Kelompok ini juga melakukan hubungan seksual dengan para sipir perempuan.

Tayang:
Editor: taryono
zoom-inlihat foto Seorang Narapidana Hamili 4 Sipir
news.com.au
Tavon "Bulldog" White (inset) mengendalikan bisnis penyelundupan dari balik tembok LP Baltimore. Tak hanya berbisnis di balik terali, Tavon White bahkan menghamili empat orang sipir di penjara itu.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Sungguh hebat narapidana bernama Tavon "Bulldong" White ini. Bagaimana tidak, selama menjalani hukumannya, Tavon White menghamili empat orang sipir dan menggunakan beberapa sipir lainnya untuk membantu menjalankan bisnis penyelundupan narkoba.

Pemerintah Federal AS mengatakan Tavon telah benar-benar mengendalikan penjara Baltimore sejak dia dikirim ke sana karena terbukti melakukan percobaan pembunuhan pada 2009.

"Ini penjaraku...Aku yang memutuskan semua di penjara ini," kata White dalam sebuah pembicaraan telepon yang berhasil disadap aparat hukum.

Menurut dokumen pengadilan menyebut White adalah pemimpin geng narapidana bernama The Black Guerrilla Family. Geng ini bekerja sama dengan para sipir korup untuk menyelundupkan ganja, obat-obatan, telepon genggam, dan barang-barang selundupan lainnya ke dalam penjara.

Kelompok ini juga melakukan hubungan seksual dengan para sipir perempuan. Hasilnya, White menghamili empat sipir -salah seorang bahkan dua kali hamil- dan menjadi bapak dari lima orang anak.

Sistem di penjara ini sudah begitu buruk, bahkan seorang sipir akan berjaga saat sipir lain sedang berhubungan badan dengan seorang narapidana.

Semua kegiatan White di penjara itu terungkap saat dia dihadirkan di Pengadilan Baltimore untuk menghadapi tuduhan penyelundupan narkotika dan tuduhan tindak kriminal lainnya.

Sejauh ini, 13 orang sipir perempuan, tujuh narapidana, dan lima orang lainnya sudah didakwa melakukan konspirasi, kepemilikan obat bius, serta pencucian uang.

Berdasarkan dokumen pengadilan, White memberi hadiah-hadiah mahal seperti mobil mewah dan bahkan cincin berlian untuk semua sipir perempuan yang dikencaninya.

Dua orang sipir perempuan bahkan merajah nama Tavon di tubuh mereka. Menurut jadwal, pengadilan akan memutus kasus ini bulan depan.(kompas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved