4 Hari Hilang, Paiman Ditemukan Jadi Mayat

Diduga Paiman yang kesehariannya sebagai sopir dump truck ini jadi korban perampokan,

Tayang:
Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Setelah menghilang selama kurang lebih empat hari, Paiman (51), warga RT 4/LK 1, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, ditemukan sudah tidak bernyawa, Rabu (1/5/2013) di Desa Gurunangi, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Diduga Paiman yang kesehariannya sebagai sopir dump truck ini jadi korban perampokan, karena  dump truck Colt Diesel Mitsubishi warna kuning BE 9861 UF itu hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Kerabat dekat korban, Hastono (54) menceritakan bahwa Paiman berpamitan kepada keluarga akan mengambil pasir di Desa Banjar Sari, Kecamatan Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (27/4/2013). "Minggu masih ada yang melihat korban bongkar batu di Kecamatan Pringsewu," tukas Hastono saat ditemui di rumah duka, Rabu tengah malam.

Bahkan ada juga yang melihat Paiman mengisi bensin di SPBU Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo. Tapi, di Minggu sore, kerabatnya melihat Paiman ke arah Roworejo. "Saat itu ada yang melihat di mobil itu bukan Paiman seorang diri, melainkan ada tiga orang di dalam mobil," ungkapnya.

Pada Minggu malamnya, Paiman tidak kunjung pulang. Meski keluarga khawatir, tambah Hastono, belum curiga karena mengira Paiman lembur. Tapi, Senin (29/4/2013) Paiman tidak kunjung pulang yang kemudian keluarga berusaha mencari-carinya.

Hastono mengatakan, pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB, mereka menerima kabar soal penemuan mayat di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. "Kami mencari-cari informasi soal mayat itu," ujarnya. Ternyata mayat yang ditemukan tersebut Paiman, setelah memastikan adanya ciri khusus tangan kiri terdapat bekas luka bakar.

Selain itu kesamaan pakaian yang dikenakan Paiman. Ironisnya, di kepala bagian belakang, terdapat luka seperti benda tajam. "Di lehernya ada seperti bekas jeratan," ungkap Hastono.

Kanit Reskrim Polsek Gedongtataan IPDA Hamdani membenarkan soal tanda-tanda kekerasan pada mayat yang ditemukan di tepi Sungai Way Sekampung Desa Gurunangi, Kecamatan Negeri Katon. Pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.(robertus didik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved