Senin, 22 Desember 2014
Tribun Lampung

Anggota DPRD tak Boleh Bacaleg Jika Tetap 2 Parpol

Jumat, 3 Mei 2013 17:24 WIB

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah mengingatkan para anggota DPRD maupun pejabat pemerintah setempat untuk mundur dari jabatannya saat ini, jika ingin maju menjadi bacaleg pemilu 2014 dari parpol yang berbeda.

Anggota KPU Lampung Tengah Muhtaridi Putra Negara menjelaskan, peraturan KPU mewajibkan persyaratan mundur bagi anggota dewan yang kembali maju sebagai bacaleg dari partai lain dan juga pejabat pemerintah untuk mundur dari jabatannya.

"Untuk anggota DPRD itu tidak boleh mencalonkan diri dari dua parpol. Jadi, jika ada yang berganti parpol dan ingin kembali maju menjadi anggota legislatif dari parpol yang berbeda, yang bersangkutan harus mundur dari partai yang lama," bebernya.

Muhtaridi menjelaskan, hal tersebut tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013, Pasal 19 yang menyebutkan anggota DPR/DPRD yang mencalonkan dari parpol yang berbeda diharuskan melampirkan surat pernyataan pengunduran diri, dan pernyataan pengunduran diri tidak dapat ditarik kembali.

"Jadi proses pengunduran diri sebagai anggota dewan harus sudah diajukan sebelum DCT keluar. Memang pengunduran diri bisa berlangsung lama. Karena proses pemberhentian itu mesti mendapat persetujuan gubernur terlebih dahulu," tukasnya.

Sementara untuk kepala kampung atau pejabat pemerintah maupun PNS aktif yang akan menjadi calon legislatif mengikuti pemilu 2014 mendatang juga diharuskan untuk melampirkan surat pengunduran diri. Hal tersebut berdasarkan Peraturan KPU Nomor 7 dan Nomor 13.

"Kakam atau pejabat pemerintah lain itu tidak boleh berpolitik. Artinya, kalau ingin ikut pemilu legislatif yang bersangkutan harus mundur dari jabatannya," bebernya. Menurutnya, ketentuan tersebut juga tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang pemilihan DPR, DPRD, dan DPD. (Indra Simanjuntak)
Editor: soni

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas