Senin, 2 Maret 2015

Guru Honorer SMKN 2 Poncowati Larikan Siswinya

Kamis, 16 Mei 2013 17:00 WIB

Guru Honorer SMKN 2 Poncowati Larikan Siswinya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/INDRA SIMANJUNTAK
Eva Wati, Ibu Mawar menujukkan foto putrinya.

Adalah Hernandi (41), guru honorer Teknik Komputer Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 2 yang dilaporkan orangtua Mawar (bukan nama sebenarnya) ke polisi, karena tak kunjung kembali ke rumah selama 16 hari, sejak 1 Mei 2013 lalu.

Eva Wati (33), ibu Mawar menceritakan, guru pencinta daun muda tersebut telah melarikan putrinya. Pasalnya, Hernandi sempat datang menemui Eva di kediamannya dan meminta maaf. Guru itu juga mengakui jika pernah mengutarakan rasa sukanya kepada putrinya.

“Sehari sebelum anak saya pergi, itu dia (Hernandi) datang ke rumah. Dia minta maaf dan juga berjanji akan melupakan anak saya. Karena dia sudah beristri dan memiliki anak,” tukas Eva sembari menunjukkan foto anaknya, Kamis (16/5/2013).

Mawar yang masih berusia 16 tahun tersebut saat meninggalkan rumah berpamitan untuk pergi ke sekolah. “Hari itu dia berangkat ke sekolah seperti biasanya. Tapi kok pas jam pulang sekolah enggak nongol-nongol di rumah. Padahal teman-temannya saya tanya sudah pulang semua,” katanya lagi.

Kecuriagaan Eva akan putrinya dilarikan sang guru semakin menguat ketika ia mencari ke sekolah dan ke rumah teman-teman Mawar. Namun, tak satu pun pihak yang ditemuinya mengetahui keberadaan putrinya.

“Saya terus datang ke rumah Jarot di Poncowati. Karena biasanya anak saya ke sana mainnya. Tapi waktu di sana, teman-temannya bilang Mawar tidak ada. Ia pergi bersama dengan pak Hernandi,” seloroh Eva mengikuti perkataan Jarot.

Masih menurut Eva, sejak pertama meninggal rumah hingga hari keenam belas, Mawar tak pernah sekalipun menghubunginya. Karenanya, ia berharap dan mengimbau Mawar di mana pun berada atau siapa pun pihak yang mengetahui keberadaannya untuk membawa pulang ke rumah. “Pulang lah nak. Ibu dan adik-adik merindukannmu,” ujar Eva sembari terisak-isak menitikkan air mata.

Halaman12
Editor: taryono
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas