DRL Minta Pemerintah Gulirkan Program Nyata
"Kami meminta pemerintah tidak hanya mengenang peringatan ini sebagai seremoni. Tetapi ada program nyata yang pro rakyat
Aksi diawali dengan longmarch mulai lapangan Merah, Enggal, menuju gedung DPRD Provinsi Lampung.
Menurut Sekjen DRL Hardian Ruswan, aksi yang dilakukan DRL bersama mahasiswa, tidak saja bagian refleksi memperingati 15 tahun berjalannya reformasi. Tetapi juga meminta pemerintah tidak hanya mengenang dan menjadikan momentum peringatan Mei 1998, sebagai seremoni dan bentuk keperihatinan semata.
"Kami meminta pemerintah tidak hanya mengenang peringatan ini sebagai seremoni. Tetapi ada program nyata yang pro rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat," kata Hardian dalam orasinya.
Dalam peringatan refleksi 15 tahun reformasi, DRL dan mahasiswa juga meminta pemerintah mengambil langkah strategis mereformasi beberapa bidang, di antaranya memberikan perlindungan lebih terhadap para buruh.
Lalu mendorong ekonomi kerayataan; dan memberikan perlindungan terhadap pelaku dan hasil UKM; mengecam prilaku politik uang dan politik transaksional; serta menganti dan mencopot penegak hukum yang memperjualbelikan hukum. (romi rinando)