Berapakah PTS Bermasalah di Lampung?
Dari 3.124 perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia, 205 di antaranya bermasalah.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum BP PTSI Prof Dr Thomas Suyatno seusai melantik Andi Surya sebagai ketua BP PTSI Lampung di kampus Umitra, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Sabtu (25/5/2013).
"Pemasalahan di internal itu sangat kompleks. Ada 205 PTS di Indonesia yang bermasalah. Bahkan, ada satu PTS pecah jadi tiga. Tetapi, secara eksplisit di mana saja kampus itu, saya tidak bisa sebutkan," katanya.
Dia menjelaskan, ada tiga garis besar konflik dalam internal PTS. Pertama, konflik antara pengurus yayasan dengan pembina yayasan. Kedua, konflik antara pengurus yayasan dengan rektor dan wakil rektor. Ketiga, konflik antara rektor serta dekan-dekan dengan senat perguruan tinggi. "Itu konflik garis besar," terang Thomas.
Dirjen Dikti, terusnya, memberikan otoritas kepada asosiasi BP PTSI untuk menyelesaikan konflik tersebut sebelum pemerintah turun tangan.
"Tetapi, kalau tidak bisa diselesaikan, baru pemerintah akan membentuk tim kecil melibatkan biro hukum, dari kementerian hingga koordinator kopertis setempat. Dan alhamdulillah, dari 205 itu sudah mendekati titik temu dua, sejak Februari sampai Mei. Itu pun, belum 100 persen. Baru 65 persen," jelasnya.
Lalu, berapakah PTS bermasalah di Lampung? Guru besar bidang ekonomi ini enggan menyebutkan. "Lebih baik tidak saya sebutkan. Kami punya peta lengkap dan masalah-masalahnya apa. Tapi, saya mohon pengertian, jangan disebutkan di setiap kopertis ada berapa," imbuhnya.
Ketua BP PTSI Lampung Andi Surya mengatakan, PTS harus memiliki wadah bersama menyelesaikan sejumlah permasalahan di tubuh PTS itu sendiri.
"Saya harus memberikan nuansa menerapkan yayasan ini dalam sebuah wadah, sehingga bersama-sama menyelesaikan permasalahan PTS di Lampung, dan ini merupakan bagian dari tugas saya ke depan," kata Andi. (beni yulianto)