• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Lampung

Polisi Tangkap Pasutri Penipu Berkedok LPII Pringsewu

Selasa, 13 Agustus 2013 14:54 WIB
Polisi Tangkap Pasutri Penipu Berkedok LPII Pringsewu
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ROBERTUS DIDIK
Munajad Abidin dan Sri Margayati

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Kepolisian Sektor (Polsek) Pringsewu menangkap pasangan suami istri (pasutri) Munajad Abidin (45) dan Sri Margayati (42), warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Keduanya diduga  melakukan penipuan berkedok Lembaga Pengawas Independen Indonesia (LPII) dan Pengurus Pusat Urusan Keuangan Amalillah (PPUKA) di Kabupaten Pringsewu.

Kepala Polsek Pringsewu Kompol Hepi Hasasi mengungkapkan, LPII ini dibentuk oleh tersangka sebagai lembaga yang mengawasi kegiatan amalillah. Namun dalam perjalanannya, lembaga ini merekrut anggota untuk menjadi pengurus ranting dan pimpinan anak cabang.

"Mereka yang bersedia menjadi pengurus ini membayar Rp 3,5 juta hingga Rp 10 juta, tergantung dari jabatannya," ungkap Hepi, Selasa (13/8/2013).

Selanjutnya, tersangka menjanjikan  para anggotanya dengan gaji yang sangat menggiurkan. Ada yang gajinya mencapai Rp 4,5 juta per bulan. Bahkan bagi mereka yang menjabat ketua ingin memiliki inventaris mobil, mesti setoran Rp 2 juta.

Namun, Munajad dan istrinya tersebut tidak dapat memenuhi janji gaji tersebut. Justru mereka terkesan mengulur-ulur waktu agar tidak membayar gaji ke anggotanya.

Walhasil, ada beberapa dari anggota melapor ke Polsek Pringsewu. Hepi mengatakan, ada 10 korban yang sudah melapor dan kemungkinan masih banyak korban lainnya.

"Atas laporan itu, kami menangkap Munajad dan istrinya pada 11 Agustus kemarin," kata Hepi.

Penangkapan itu, lanjut dia, sebagai langkah antisipasi adanya amuk warga. Dia memaparkan, dari keterangan tersangka,  keduanya berhasil meraup keuntungan hingga Rp 2 miliar.

Kini, polisi baru berhasil menyita satu unit mobil Toyota Yaris dan motor Honda Beat, yang dibeli pelaku menggunakan uang hasil menipu itu. Polisi masih terus menelusuri aliran uang hasil menipu tersebut. Saat ini keduanya mendekam di sel tahanan Mapolsek Pringsewu.

Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
264554 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas