• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Lampung

Bu Dokter di Pekanbaru Aniaya Pembantunya

Sabtu, 21 September 2013 11:20 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) bukan saja terjadi di luar negeri, tapi juga terjadi di Pekanbaru. Kali ini seorang dokter yang nekat menganiaya pembantunya sejak bulan Mei 2013 sampai September 2013. Akibatnya korban dengan inisial AB (14) warga asal Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masih dibawah umur mengalami luka lebam di seluruh tubuhnya.

Tidak tahan terus dianiaya oleh pelaku yang diketahui bernama Dr Ronika Simaloho (38) pemilik Apotik Ika Farma Jalan Bhakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (19/9/2013) korban kabur dari tempat kerjanya.

Saat kabur itu AB sempat kebingungan di Jalan Bhakti dan tidak tahu mau pergi kemana. Ketika ia kebingungan itulah ditemui Nasrun (46) warga Jalan Rengas, Marpoyan Damai dengan sekujur tubuh penuh dengan luka lebam. Melihat
kondisi korban warga menanyakan ke korban dan dijawab oleh korban ia telah disiksa atau dianiaya majikannya (dr Ronika Sihaloho) dengan menggunakan gunting, kayu dan alat lainnya.

Kemudian korban juga mengaku ia sudah 9 bulan bekerja sebagai PRT di toko obat tersangka. Selama bekerja itu korban tidak pernah digaji. Kejamnya lagi korban diberi makan 1 kali sehari.

"Saya belum pernah sekalipun menerima gaji, berapa gaji yang akan dibayar perbulannya, saya tak tahu. Makan pun hanya dijatah satu kali," ujarnya.

Melihat kondisi korban yang sangat parah Nasrun membawa korban ke Polresta Pekanbaru untuk membuat laporan.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Hermansyah SIK yang sudah dipromosikan menjabat Direktur Resnarkoba Polda Riau, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/9/2013) membenarkan ada laporan penganiayaan anak dibawah umur tersebut secara
tertulis dari jajaran Polresta Pekanbaru masuk ke Polda Riau.

"Laporannya masih dalam penyelidikan pihak reskrim jajaran Polresta Pekanbaru. Saat ini korban masih dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolresta," ujar Hermansyah.

Editor: soni
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
288453 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas