Citizen Journalism

Jalan Kampung di Jalan Pulau Tidore Kelurahan Jagabaya 1 Rusak Parah

Jalan kampung yang berada di Jalan Pulau Tidore, Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim, tepatnya di samping Balai Adat.

Jalan Kampung di Jalan Pulau Tidore Kelurahan Jagabaya 1 Rusak Parah
Dok Pribadi
Jalan Kampung di Jalan Pulau Tidore Kelurahan Jagabaya 1 Rusak Parah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Jalan kampung yang berada di Jalan Pulau Tidore, Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim, tepatnya di samping Balai Adat, kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Jalan alternatif penghubung antara Jagabaya 2 dan Jagabaya 3 ini, hampir selama tiga tahun lebih tidak pernah diperbaiki Pemkot Bandar Lampung.

Bahkan, tidak jarang kerusakan jalan tersebut telah menelan korban jiwa yang rata-rata pengendara sepeda motor terjatuh, akibat tidak bisa menghindari lubang-lubang yang menganga.

Pantauan di lapangan, hampir tercatat sedikitnya 150 lubang terlihat baik berdiameter besar maupun kecil menjadi pemandangan saat melintas di jalan sekitar 2 kilometer tersebut. Tidak dipungkiri, jumlah lubang tersebut akan semakin bertambah dikarenakan saat ini sudah memasuki musim hujan.

"Jalan ini diperbaiki sekitar tiga tahun terakhir, setelah itu tidak sama sekali ada pengaspalan ulang, bahkan sudah banyak warga kami yang menjadi korbannya," terang Indra, Ketua RT setempat, Minggu (15/12/2013).

Dikatakan Indra, bahkan tidak jarang warga kerap kesal dan mengadu kepada pihak kelurahan sebagai perpanjangan tangan pemkot, namun tidak ada tindak lanjutnya.

Bukan itu saja, melainkan warganya pun tercatat disaat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selalu tepat waktu. Namun, pembayaran pajak oleh warga Kelurahan Jagabaya 1, yang tercatat memiliki jumlah sekitar 1.900 kepala keluarga, itu tidak bisa merasakan infrastruktur yang baik.

Indra pun berharap, agar pemerintah kota atau instansi terkait bisa memperbaiki jalan poros kelurahan dalam waktu dekat.

"Harapan saya pemerintah bisa turun dan melihat kondisi jalan saat ini, hal ini ditakutkan agar jalan semakin tidak rusak dan tidak ada lagi warga yang menjadi korban," timpalnya.

Senada juga dikatakan Junisko, dirinya sangat berharap pemerintah bisa merealisasikan permintaan warga Jagabaya 1 untuk perbaikan jalan alternatif tersebut.

"Jalan ini untuk kepentingan warga bersama, apalagi jalan ini (Pulau Tidore) bukan hanya warga Jagabaya 1 yang menggunakan, tapi warga lainnya pun kerap melintas. Terlebih, jalan ini merupakan akses alternatif apabila terjadi penutupan jalan," terang pria yang juga sebagai Ketua Perkumpulan Muli Mekhanai Jagabaya 1 (MMJ-1) ini.

Siemen Martin, Warga Jagabaya 1
Linggau-Mura-Murata

Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved