Laporan Tribun dari Mekkah

Terhadang Badai Pasir, Hantoni Tetap Umrah

Meski harus terhadang badai debu, Hantoni Jamil Ahmad (47) tak gentar sedikit pun.

Terhadang Badai Pasir, Hantoni Tetap Umrah
Kaca depan hotel nomor 27 Sektor 6 Mekkah pecah akibat angin kencang.

Laporan Reporter Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEKKAH - Meski harus terhadang badai debu, Hantoni Jamil Ahmad (47) tak gentar sedikit pun. Demi melaksanakan umrah di Masjidil Haram, Mekkah, dengan tak gentar, Hantoni menembus debu-debu yang berterbangan kencang ke arahnya.

"Saya sudah pakai ihram. Kan tak boleh pakai tutup kepala kalau sudah berihram. Jadi, saya hanya menutup wajah pakai tangan," ungkap Hantoni, Rabu (9/9/2015).

Saat angin kencang bercampur debu datang, Hantoni menuturkan, dirinya sudah berada di bagian luar Masjidil Haram. Karena kencangnya angin, bandul ekskavator yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram, sampai bergoyang-goyang. Ekskavator-ekskavator tersebut berada hampir mengelilingi seluruh Masjidil Haram.

"Kalau (ekskavator) jatuh, nggak tahu juga itu bagaimana jadinya. Debunya itu berputar-putar kencang seperti puting beliung. Pembatas-pembatas jalan itu roboh semua," kata jamaah calon haji (calhaj) asal Tulangbawang itu.

Baca selengkapnya di koran cetak Tribun Lampung edisi Kamis (10/9/2015).

Penulis: Ridwan Hardiansyah
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved