Laporan Tribun dari Mekkah

Jamaah Diimbau Tidak ke Masjidil Haram

Jamaah haji diimbau untuk sementara tidak berangkat ke Masjidil Haram saat sore atau malam hari.

Jamaah Diimbau Tidak ke Masjidil Haram

Laporan Reporter Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEKKAH - Jamaah haji diimbau untuk sementara tidak berangkat ke Masjidil Haram saat sore atau malam hari. Hal itu karena, dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca buruk terus terjadi di Mekkah saat sore atau malam hari.

Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 15 Embarkasi Jakarta (JKT) asal Lampung, Zainal mengungkapkan, imbauan tersebut berlaku bagi seluruh jamaah haji.

"Sejak peristiwa crane jatuh, sudah diimbau kepada jamaah untuk tidak ke Masjidil Haram. Maksimal, salat Ashar. Maghrib dan Isya kalau bisa di hotel saja," ungkap Zainal, Minggu (13/9/2015).

Meski begitu, Zainal menerangkan, petugas tidak bisa melarang apabila ada jamaah yang tetap memaksakan diri pergi ke Masjidil Haram pada sore atau malam hari.

"Jamaah ke sini kan mau ibadah. Makanya, kami tidak dapat melarang. Kami hanya mengimbau sesuai dengan kondisi cuaca," tutur Zainal.

Sementara, Ketua Kloter 25 JKG asal Lampung, Hasan Basri mengungkapkan, dirinya telah mengumpulkan semua ketua rombongan di kloternya, untuk mengimbau jamaah tidak ke Masjidil Haram saat sore atau malam.

"Kami sudah evaluasi juga. Untuk sementara, karena kondisi cuaca buruk, kami imbau tidak ke Masjidil Haram pada sore atau malam. Kalau kondisi cuaca sudah berubah, nanti kami evaluasi lagi," jelas Hasan.

Penulis: Ridwan Hardiansyah
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved