Laporan Tribun dari Mekkah

Jelang Subuh, Rohani Embuskan Napas Terakhir

Jelang azan Subuh, Rohani binti Sekalung (80) mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung, Rabu (30/9/2015).

Laporan Reporter Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEKKAH - Jelang azan Subuh, Rohani binti Sekalung (80) mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung, Rabu (30/9/2015). Jamaah haji asal Lampung Utara (Lampura) itu berpulang sebelum sempat dibawa ke rumah sakit (RS).

"Kami sudah akan membawanya ke RS. Tetapi saat diperiksa nadinya, ternyata sudah tidak ada denyutnya," kata Ketua Kloter 30 JKG Tarmizi.

Sesaat sebelum azan Subuh, Rohani dibangunkan oleh teman-teman sekamarnya untuk melaksanakan salat Subuh. Meski sudah terbangun, Rohani tidak beranjak dari tempat tidurnya. Sebab, napasnya terasa sesak.

"Petugas kesehatan langsung dipanggil. Mereka lalu segera memberikan pertolongan awal. Tetapi, takdir berkata lain," terang Tarmizi.

Beberapa hari terakhir, lanjut Tarmizi, kondisi kesehatan Rohani memang tidak baik. Ia sempat mengalami diare walaupun akhirnya sembuh.

"Seminggu terakhir memang sakit. Tetapi, kejadian sesak napas baru kali ini," ungkap Tarmizi.

Jenazah Rohani selanjutnya disemayamkan ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI). Jenazah rencananya akan disalatkan di Masjidil Haram setelah salat Ashar.

"Kalau masih keburu, disalatkan sesuai Ashar. Kalau tidak, setelah Magrib. Jenazah akan disemayamkan di Pemakaman Soraya," tutur Tarmizi.

Penulis: Ridwan Hardiansyah
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help