TribunLampung/

Es Kopi Berujung Maut

Beli Sianida Tak Gampang, Pelaku Pembunuhan Mirna Lebih dari Satu Orang?

Membunuh menggunakan racun sianida bukan perkara yang mudah dilakukan siapa saja.

Beli Sianida Tak Gampang, Pelaku Pembunuhan Mirna Lebih dari Satu Orang?
Thinkstock/TiSanti
Ilustrasi minuman kopi yang diduga memicu kematian 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Siane Indriyani mengatakan pernyataan ayah Wayan Mirna SalihinDarmawan Salihin akan menutup kemungkinan tersangka lain yang bisa jadi terlibat dalam kasus Wayan Mirna tersebut.

Diketahui, polisi telah menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka dalam pembunuhan yang menggunakan racun berjenis sianida dalam kopi yang diminum Mirna.

Menurut Siane, membunuh menggunakan racun sianida bukan perkara yang mudah dilakukan siapa saja.

"Sianida itu tidak dapat dibeli sembarang orang, perusahaan saja harus memakai surat resmi dengan hitung gram per gram. Makanya tidak mungkin satu orang atau dua orang, pasti banyak. Kalau terus dilempar pernyataan dari Darmawan, nanti kasus ini tertutup di Jessica saja," kata Siane saat diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Pernyataan itu diiyakan Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan.

Ia juga mengimbau Darmawan Salihin untuk tidak sering tampil di media dan memberikan pernyataan yang berulang-ulang.

Menurut Edi, cepat atau lambat pernyataan-pernyataan dari Darmawan dapat memberikan tekanan terhadap penyidikan yang berlangsung di Polda.

"Kami mengimbau kepada ayah Mirna, Darmawan untuk tidak terlalu vulgar ke media mengungkapkan ini dan itu. Pasti ada efeknya mengganggu penyidikan di Polda," katanya.

Dirinya juga merasakan keprihatinan yang dalam atas kejadian yang menimpa anak Dermawan, namun dirinya berharap agar Darmawan tidak memberikan banyak pernyataan ke publik.

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help