TribunLampung/

Berselempang Pistol di Pinggang, Anggota DPRD Ini Diteriaki Maling dan Dikejar-kejar di RSUD

Perawat itu kaget karena ada orang ngambil obat-obatan dari troli. Dia teriak maling. Kawan-kawannya ikut.

Berselempang Pistol di Pinggang, Anggota DPRD Ini Diteriaki Maling dan Dikejar-kejar di RSUD
Tribun Lampung/perdiansyah
DITUTUPI KORAN - Nizar Romas menutupi kepalanya dengan koran saat digelandang petugas Polresta Bandar Lampung, Kamis (21/7). 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN – Entah apa yang ada di benak M Nizar Romas. Oknum anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini nyaris babak belur dihakimi keluarga pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Kamis (21/7) dini hari.

Politisi Partai NasDem ini diduga melakukan pencurian di Ruang Mawar (bedah wanita) RSUAM. Anehnya lagi, yang dicuri adalah perlengkapan suntik dan obat-obatan. Tidak itu saja. Bahkan, di balik jaket jins Nizar terdapat senjata jenis air softgun.

“Dia (Nizar Romas) sudah diteriakin maling sama perawat. Bahkan, keluarga pasien yang ada di ruangan sudah ngejar pelaku. Beruntung kami mengamankan dia,” kata Fauzi Andry, anggota Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung yang ikut membekuk Nizar seusai mencuri obat-obatan dan alat suntik di RSUAM.

Fauzi melanjutkan, saat diamankan, Nizar Romas yang mengenakan jaket jins itu kedapatan membawa senjata jenis air softgun di pinggang kirinya.

“Dia bawa senjata. Diselempangkan di pinggang kirinya. Kami geledah, ada barang bukti obat-obatan. Mungkin obat penenang. Karena kami tidak tahu jenis apa, termasuk jarum suntik,” tambah Fauzi, diamini dua rekannya, David dan Nanang.

Nizar tertangkap saat berada di samping ruang UGD RSUAM. Selanjutnya ia dibawa ke pos satpam untuk digeledah. Kemudian ia diserahkan ke Polsek Kedaton untuk diperiksa lebih lanjut.

Humas RSUAM Akhmad Sapri saat dikonfirmasi membenarkan adanya percobaan pencurian di ruang bedah wanita. Sapri menerangkan, kejadian berawal saat ada seorang pria tak dikenal memasuki Ruang Mawar. Ia mengambil alat suntik dan obat-obatan yang berada di meja troli.

“Malam itu perawat bernama Sri Nora Manurung mau ngasih obat ke pasien di Ruang Mawar. Dia pakai meja troli (dorong). Meja troli saat itu diletakkan di luar. Tiba-tiba ada orang tak dikenal ambil obat-obatan dan alat suntik dari troli itu,” beber Sapri.

Mengetahui ada orang yang mencuri obat dan alat suntik, sambung Sapri, perawat berteriak maling. Hal itu memicu perawat lain serta keluarga pasien ikut berteriak dan langsung mengejar tersangka.

“Perawat itu kaget karena ada orang ngambil obat-obatan dari troli. Dia teriak maling. Kawan-kawannya ikut neriakin. Keluarga pasien yang lagi jaga ikut neriakin sambil ngejar pelaku. Beruntung, pelaku diamanin Pol PP dan satpam rumah sakit, baru diserahin ke polisi,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help