Kekurangan Bahan Baku Roti, McDonald's Hentikan Penjualan Burger di Negara Ini

"Bersama dengan pihak supplier, kami akan mengevaluasi opsi terbaik untuk tetap memberikan pelayanan terbaik ke kustomer."

Kekurangan Bahan Baku Roti, McDonald's Hentikan Penjualan Burger di Negara Ini
McDonalds
Chicken Muffin with Egg 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Perusahaan franchise raksasa McDonald's Corp harus menghentikan penjualan burger andalannya, Big Mac, di Venezuela, akibat kekurangan bahan baku pembuatan roti, sebagai pelapis makanan terkenal tersebut.

Menurut keterangan pihak pengelola gerai McDonald's, Arcos Dorados Holdings Inc, yang berbasis di Buenos Aires, penghentian penjualan hanya bersifat sementara.

Arcos Dorados Holdings Inc saat ini mengoperasikan 2.000 gerai McDonald's di seluruh Amerika Latin. Menurut mereka, menu lain tetap tersedia.

“McDonald’s Venezuela sedang memperbaiki hal ini, ini hanya situasi sementara," kata juru bicara Arcos Dorados, Daniel Schleiniger, melalui pesan balasan surat elektronik ke Bloomberg.

"Bersama dengan pihak supplier, kami akan mengevaluasi opsi terbaik untuk tetap memberikan pelayanan terbaik ke kustomer."

Kelangkaan aneka hal di Venezuela, mulai dari beras hingga tisu toilet, telah memburuk sejak beberapa bulan di Venezuela, yang menyebabkan naiknya gelombang protes.

Menurut IMF, perekonomian Venezuela akan berkontraksi 10 persen dengan inflasi mencapai 700 persen.

Gabriel Perales, warga Venezuela, sengaja datang ke Caracas untuk mencari Big Mac. Sebab, gerai McDonald's di kotanya, Zaraza, di negara bagian Guarico, selalu tutup.

“Ini salah, seperti semua hal di Venezuela, akibat kelangkaan," kata Perales (36), di Ciudad Tamanaco mal.

"Siapa pernah terpikirkan jika McDonald's sampai mengalami kelangkaan burger," ujarnya.

Agensi Perancis, France-Presse, pertama kali melaporkan kelangkaan itu pada 20 Juli 2016.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help