TribunLampung/

Dana Desa Belum Menyentuh Industri Kreatif

Ia mengakui jika tidak banyak desa yang melirik bidang industri kreatif dalam pembentukan BUMDes.

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Adanya program dana desa (DD) yang diluncurkan pemerintah sejak dua tahun terakhir sempat membawa angin segar pada berkembangnya indistri kreatif di Lampung Selatan. Pasalnya penggunaan dana desa satu diantaranya untuk pembentukan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Harapannya desa akan membentuk BUMDes yang bergerak pada pengembangan industri kreatif lokal. Tapi pada kenyataannya, saat ini nyaris tidak ada BUMDes yang diarahkan pada pengembangan industri kreatif lokal.

"Memang harapannya pada BUMDes untuk bisa mendukung industri kreatif daerah. Tapi kenyataannya BUMDes yang saat ini ada mungkin hanya sedikit sekali yang bersentuhan dengan industri kreatif," ungkap Zaini, salah seorang pelaku industri kreatif di Lampung Selatan, Senin (31/10).

Fakta ini pun diakui oleh kepala Badan Pemberdayan Masyarakat Desa Lampung Selatan, Edi Finandi kepada tribun beberapa waktu lalu. Ia mengakui jika tidak banyak desa yang melirik bidang industri kreatif dalam pembentukan BUMDes.

"Ada tapi memang tidak banyak," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Fakta ini tentu cukup miris. Pasalnya pemerintah pusat selalu mewacanakan pengembangan industri kreatif nasional. Apalagi Indonesia akan segera menghadapi era masyarakat ekonomi Asean.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help