TribunLampung/

REI Usulkan Subsidi Rumah Paket 2 untuk Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Di sisi lain, masyarakat berpenghasilan tanggung punya kemampuan untuk mencicil rumah secara bulanan.

REI Usulkan Subsidi Rumah Paket 2 untuk Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
www.shutterstock.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Anda yang berpenghasilan Rp 4,5 juta hingga Rp 7 juta per bulan, mungkin pernah mengalami sulitnya menembus "barikade" persyaratan perbankan, demi mendapatkan kredit pemilikan rumah (KPR). 

Pasalnya, penghasilan sebesar itu dinilai tanggung.

Lebih tinggi dari kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), namun masih jauh di bawah kategori masyarakat berpenghasilan menengah.

Alhasil, masyarakat berpenghasilan tanggung tidak berhak atas subsidi, atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Sementara untuk membeli rumah yang diidamkan, ideal, dan layak huni, mereka tak sanggup.

Pasalnya, harga rumah untuk kategori masyarakat berpenghasilan tanggung itu sudah di atas Rp 300 juta.

Padahal, jumlah masyarakat berpenghasilan tanggung sangat banyak.

Pekerjaan mereka pun beragam. Ada pegawai negeri sipil (PNS), karyawan swasta, termasuk jurnalis. 

Di sisi lain, masyarakat berpenghasilan tanggung punya kemampuan untuk mencicil rumah secara bulanan.

Namun, mereka tidak punya kemampuan untuk membayar uang muka. 

Halaman
12
Tags
KPR
REI
FLPP
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help