La Nyalla Dituntut Enam Tahun Penjara

Jaksa menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan...

La Nyalla Dituntut  Enam Tahun Penjara
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
La Nyalla Mattalitti 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Jaksa menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan dan kewajiban membayar uang pengganti Rp1,1 miliar kepada mantan ketua umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti karena dinilai terbukti melakukan korupsi dana hibah pengembangan ekonomi Provinsi Jawa Timur.

Saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Surabaya Didik Farkhan meminta majelis hakim yang berwenang mengadili perkara itu menyatakan terdakwa La Nyalla terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan.

Di samping menuntut hakim menjatuhkan hukuman penjara dan denda, jaksa juga meminta hakim mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti Rp1,115 miliar dari uang hasil korupsi yang ia nikmati.

"Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut," kata jaksa Didik.

"Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan," tambah dia.

Jaksa menjelaskan hal yang memberatkan hukuman terdakwa adalah perbuatan terdakwa menimbulkan kerugian bagi negara dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Terdakwa melarikan diri ke Singapura hingga akhirnya dideportasi, terdakwa saat diperiksa sebagai tersangka tidak mau menjawab," katanya serta menambahkan yang meringankan terdakwa dia belum pernah dihukum.

La Nyalla dinilai terbukti melakukan korupsi dana hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Kadin Jatim pada periode 2011-2014 senilai Rp48 miliar.

Dana tersebut dicairkan bersama-sama dengan Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Jaringan Usaha Antar Provinsi Kadin Jatim Diar Kusuma Putra dan Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Kadin Jatim Nelson Sembiring.

Pada 2011 ada dana hibah Rp13 miliar dan Rp9,3 miliar di antaranya tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh La Nyalla, Diar dan Nelson.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: taryono
Sumber: Antara
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help