Uang Kertas 5 Poundsterling Ini Tuai Kritik Lantaran Mengandung Lemak Hewani

Kaum vegetarian dan kaum vegan bereaksi dengan marah terkait kabar bahwa lemak hewani digunakan dalam proses pembuatan uang kertas emisi baru tersebut

Uang Kertas 5 Poundsterling Ini Tuai Kritik Lantaran Mengandung Lemak Hewani
Bloomberg
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bank sentral Inggris Bank of England kabarnya mengonfirmasi bahwa uang kertas emisi baru pecahan 5 poundsterling mengandung lemak hewani.

Akibatnya, kaum vegan pun melontarkan kritik tajam atas komposisi uang kertas tersebut. Mengutip Business Insider, Rabu (30/11/2016), beberapa kaum vegan melontarkan kritik terhadap uang kertas baru tersebut melalui jejaring sosial mikroblog Twitter.

Bank of England pun harus satu per satu menjawab kritik dan komentar kaum vegan tersebut. Ada juga salah seorang pengguna Twitter yang bertanya kepada Bank of England terkait komposisi uang kertas 5 poundsterling tersebut.

Menjawab pertanyaan itu, Bank of England menyatakan ada kemungkinan penggunaan lemak di bahan polimer yang digunakan dalam dasar substrat pada uang kertas 5 poundsterling.

Lemak yang dimaksud berasal dari organ tubuh sapi. Dalam penggunaan sehari-hari, lemak tersebut lazim digunakan pada pembuatan sabun dan lilin.

Kaum vegetarian dan kaum vegan bereaksi dengan marah terkait kabar bahwa lemak hewani digunakan dalam proses pembuatan uang kertas emisi baru tersebut.

Uang kertas pecahan 5 poundsterling itu merupakan yang pertama terbuat dari polimer dan digadang-gadang sebagai uang Inggris yang paling canggih.

Salah seorang pengguna Twitter bernama Steffi Rox mempertanyakan apa yang menjadi pertimbangan Bank of England dalam pemilihan lemak hewani untuk digunakan sebagai komposisi uang kertas.

Sementara itu, pengguna lainnya menyatakan kabar komposisi uang kertas tersebut memberikan makna yang sesungguhnya terhadap istilah blood money.

 
Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan

Ikuti kami di
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help