Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Kuasa Hukum Brigadir Medi Minta Maaf ke Keluarga Anggota DPRD yang Dimutilasi

“Kami mengucapkan belasungkawa dan meminta maaf kepada keluarga korban dan majelis hakim. Karena profesi kami, kami harus membela klien kami,” kata

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pada persidangan kasus mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung, M Pansor di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (30/11/2016), kuasa hukum terdakwa Brigadir Medi Andika, Sopian Sitepumengucapkan belasungkawa kepada keluarga Pansor.

“Kami mengucapkan belasungkawa dan meminta maaf kepada keluarga korban dan majelis hakim. Karena profesi kami, kami harus membela klien kami,” kata Sopian Sitepu.

Sopian juga meminta waktu kepada majelis hakim untuk mempelajari dakwaan, dan berita acara pemeriksaan selama satu minggu, guna mengajukan eksepsi.

“Kami baru kemarin menerima dakwaan dan BAP, jadi belum sempat mempelajari dakwaan penuntut umum,” ungkap Sopian Sitepu.

Apabila pada persidangan selanjutnya tidak mengajukan eksepsi, kata Sopian, maka majelis hakim bisa melanjutkan persidangan dengan agenda selanjutnya.

Majelis hakim mengabulkan permintaan kuasa hukum Medi, dengan menunda sidang satu minggu ke depan.

Di dalam dakwaaannya, jaksa penuntut umum menjerat Medi dengan pasal berlapis.

Yaitu, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan pasal 365 ayat 3 tentang pencurian dengan kekerasan, yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

Ikuti kami di
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help